Rumah bagi nama-Ku

1 Tawarikh 17:12

Perjanjian Allah dengan Daud

PerikopDaud Ingin Membangun Bait TUHAN · 1 Tawarikh 17:1-15 →
“Anakmu akan membangun sebuah rumah bagi-Ku, dan Aku akan mengukuhkan takhtanya sampai selama-lamanya.”

1 Tawarikh 17:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 17:12?

Allah menegaskan bahwa anak Daud akan membangun rumah (Bait Suci) bagi Allah, dan Allah akan mengokohkan takhtanya sampai selama-lamanya. Ini adalah janji tentang Salomo yang akan membangun Bait Suci, tetapi juga menunjuk kepada Kristus yang akan memerintah kekal sebagai keturunan Daud. Takhta Daud akan kokoh selamanya.

Latar belakang

Anak Daud akan membangun rumah bagi Allah

Allah mengungkapkan bahwa anak Daud (Salomo) akan membangun Bait Suci. Allah juga berjanji mengukuhkan takhtanya untuk selama-lamanya, menunjukkan bahwa dinasti Daud akan bertahan.

Di mana

Yerusalem

Di istana Daud, malam hari

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menerima janji
Salomo membangun Bait Suci
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN melalui Nabi Natan

Nabi yang menyampaikan firman Allah

D

Kepada

Daud

Raja Israel, bekas gembala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנָה

banah · membangun

mendirikan bangunan

כּוּן

kun · mengukuhkan

menegakkan, membuat permanen

עוֹלָם

olam · selama-lamanya

untuk selama-lamanya, kekal

Tuhan menekankan bahwa Bait Suci yang dibangun Salomo hanyalah awal; yang utama adalah kekekalan takhta. Kata 'olam' mengarah pada janji mesianik yang tidak berkesudahan.

Tahukah kamu

Salomo memang membangun Bait Suci

Ayat ini menjadi nubuat yang digenapi secara harfiah oleh Salomo, yang membangun Bait Suci di Yerusalem sekitar 40 tahun kemudian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 17:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 17:12

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berbicara tentang Bait Suci fisik.

✓  Yang sebenarnya

Bait Suci fisik adalah gambaran dari rumah yang lebih besar: keluarga Daud dan akhirnya gereja.

✕  Sering dikira

Janji 'selama-lamanya' berhenti pada kejatuhan kerajaan Yehuda.

✓  Yang sebenarnya

Janji ini bersifat kekal dan digenapi dalam Yesus yang takhta-Nya kekal.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 17:12

Janji Allah tidak pernah gagal; Dia setia memenuhi firman-Nya sepanjang generasi. Kita dapat hidup dengan harapan yang pasti karena Allah menggenapi janji-janji-Nya, termasuk melalui Kristus. Hal ini memotivasi kita untuk mempercayai Allah dalam setiap aspek hidup, karena rencana-Nya pasti digenapi.

Tuhan, aku bersyukur karena janji-Mu setia dan pasti; kuatkanlah imanku untuk percaya bahwa rencana-Mu selalu digenapi, bahkan melebihi yang kami minta. Amin.