Mikhal Memandang Rendah
1 Tawarikh 15:29
Tabut Masuk Kota, Sikap Mikhal Terungkap
PerikopTabut Perjanjian Dipindahkan ke Yerusalem · 1 Tawarikh 15:25-29 →“Ketika Tabut Perjanjian TUHAN memasuki kota Daud, Mikhal, anak perempuan Saul, melongok ke luar jendela. Ketika dia melihat Raja Daud melompat-lompat dan menari-nari, dia memandang rendah Daud dalam hatinya.”1 Tawarikh 15:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika tabut perjanjian TUHAN itu sampai ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud melompat-lompat dan menari-nari. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya.”1 Tawarikh 15:29 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Peti itu sedang dibawa masuk ke dalam kota, Mikhal putri Saul menjenguk dari jendela dan melihat Raja Daud menari-nari serta bersuka ria. Maka Mikhal merasa muak melihat Daud.”1 Tawarikh 15:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it came to pass, as the ark of the covenant of the LORD came to the city of David, that Michal, the daughter of Saul looking out at a window saw king David dancing and playing: and she despised him in her heart.”1 Tawarikh 15:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 15:29?
Mikhal, putri Saul, memandang rendah Daud yang menari di depan tabut, menunjukkan bahwa ia tidak menghargai ekspresi ibadah Daud yang begitu bersemangat.
Latar belakang
Mikhal Meremehkan Daud
Saat tabut masuk kota, Mikhal, istri Daud dan anak Saul, melihat dari jendela. Ia melihat Daud melompat dan menari, lalu hatinya memandang rendah dia. Sikap ini nanti berbuntut pada teguran Daud dan konsekuensi bagi Mikhal.
Di mana
Yerusalem
Di dekat gerbang kota, Mikhal melihat dari jendela istana
Kapan
sekitar 1000 SM
Zaman Daud
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Imam atau Lewi pasca-pembuangan, mencatat sejarah dengan tafsir teologis
Kepada
Pembaca Yahudi pasca-pembuangan
Komunitas yang kembali dari Babel, butuh introspeksi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁקַף
shaqaf · melongok
melihat ke bawah, mengintip
כָּפַץ
kaphaz · melompat-lompat
melompat, menari dengan gembira
בָּזָה
bazah · memandang rendah
menghina, meremehkan
Kontras antara 'melompat' dan 'memandang rendah' menunjukkan dua respons terhadap kehadiran Tuhan: sukacita yang spontan vs penghakiman yang dingin. Kata 'bazah' sering dipakai untuk menghina Tuhan, bukan hanya manusia.
Tahukah kamu
Jendela sebagai Pengamat
Dalam budaya Timur Tengah kuno, jendela sering menjadi tempat perempuan melihat peristiwa publik, dan di sini menjadi simbol keterpisahan Mikhal dari sukacita bersama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 15:29
2 Samuel 6:16
paralel langsung
“Mikhal, anak perempuan Saul, melihat dari jendela dan memandang rendah Daud dalam hatinya.”
Amsal 14:21
dosa menghina
“Siapa menghina sesamanya berdosa, tetapi berbahagia orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.”
Lukas 7:36-50
sikap meremehkan
“Orang Farisi memandang rendah perempuan yang mengurapi Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 15:29
✕ Sering dikira
Mikhal benar karena Daud bertindak tidak pantas sebagai raja.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak membenarkan Mikhal; sikapnya justru dikritik, dan Daud membela tindakannya di hadapan Tuhan.
✕ Sering dikira
Perempuan tidak boleh melihat atau terlibat dalam ibadah.
✓ Yang sebenarnya
Konteks ini bukan tentang larangan gender, tetapi tentang sikap hati Mikhal yang meremehkan ekspresi penyembahan Daud.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 15:29
Ekspresi ibadah seseorang bisa berbeda-beda. Kita perlu belajar menghargai cara orang lain beribadah selama itu sesuai firman Tuhan, dan jangan cepat menghakimi orang lain yang beribadah dengan cara yang berbeda dari kita.
Tuhan, berikan aku hati yang lapang untuk menghargai cara orang lain beribadah kepada-Mu, dan jauhkan aku dari sikap merendahkan. Amin.