Daud merespons dengan hati-hati
1 Tawarikh 12:17
Para pejuang datang kepada Daud
PerikopPara Pengikut Daud di Ziklag · 1 Tawarikh 12:1-22 →“Daud keluar menemui mereka dan berkata kepada mereka, “Jika kamu datang dalam damai untuk membantuku, maka aku mau bersekutu dengan kamu. Namun, jika kamu datang untuk menyerahkan aku kepada lawanku dengan tipu daya, sementara aku tidak bersalah, kiranya Allah nenek moyang kita melihat hal itu dan menghukum kamu.””1 Tawarikh 12:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lalu keluarlah Daud menyongsong mereka. Berkatalah ia kepada mereka: "Jika kamu datang kepadaku dengan maksud damai untuk membantu aku, maka aku rela bersekutu dengan kamu, tetapi jika untuk menyerahkan aku dengan tipu muslihat kepada lawanku, sedang aku tidak melakukan kelaliman, maka biarlah Allah nenek moyang kita melihat itu dan menghukum kamu."”1 Tawarikh 12:17 · TB
Terjemahan Baru
“Daud menemui mereka dan berkata, "Kalau kalian datang sebagai kawan untuk menolong saya, silahkan bergabung dengan kami. Kami menyambut kalian dengan senang hati. Tetapi kalau kalian bermaksud mengkhianati saya kepada musuh, sekalipun saya tidak berbuat jahat kepada kalian, Allah yang disembah leluhur kita mengetahuinya, dan Ia akan menghukum kalian."”1 Tawarikh 12:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And David went out to meet them, and answered and said unto them, If ye be come peaceably unto me to help me, mine heart shall be knit unto you: but if ye be come to betray me to mine enemies, seeing there is no wrong in mine hands, the God of our fathers look thereon, and rebuke it.”1 Tawarikh 12:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 12:17?
Daud menyambut mereka dengan pertanyaan penting: apakah mereka datang dengan damai untuk membantunya, atau dengan tipu daya untuk menyerahkannya kepada musuhnya. Daud menyerukan kepada Tuhan untuk menjadi hakim atas ketulusan hati mereka. Ini menunjukkan kewaspadaan Daud dalam situasi yang berbahaya.
Latar belakang
Daud menguji kesetiaan mereka
Daud keluar menemui mereka dan menanyakan motivasi mereka. Ia membuka kemungkinan mereka datang dengan damai atau dengan tipu daya, dan menyerukan Allah sebagai saksi. Ini menunjukkan kewaspadaan Daud terhadap kemungkinan pengkhianatan.
Di mana
Ziklag
Di benteng pertahanan, depan pintu masuk
Kapan
~1010 SM
Kepemimpinan Daud sebelum menjadi raja
Yang berbicara
Daud
Pahlawan Israel, diurapi tapi belum dinobatkan
Kepada
Orang-orang Benyamin dan Yehuda
Prajurit yang datang ke benteng Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלוֹם
shalom · damai
kesejahteraan, keselamatan, keutuhan
מִרְמָה
mirmah · tipu
penipuan, kecurangan
אֱלֹהִים
Elohim · Allah
Tuhan, Allah
Daud membedakan 'shalom' (damai) dari 'mirmah' (tipu), menunjukkan bahwa kedamaian hanya dapat dibangun atas dasar kebenaran dan kesetiaan.
Tahukah kamu
Daud pernah ditipu oleh Zif
Orang Zif memberitahu Saul tentang persembunyian Daud, dan ini mungkin membuat Daud ekstra hati-hati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 12:17
1 Samuel 23:19
Tipu daya orang Zif
“Lalu orang Zif pergi kepada Saul di Gibea dan berkata, 'Bukankah Daud bersembunyi di bukit Hakila di padang belantara?'”
1 Samuel 16:7
Allah melihat hati
“Sebab bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
Kejadian 31:49
Allah sebagai saksi
“juga Mispah, sebab kata Laban: 'TUHAN kiranya berjaga-jaga antara aku dan engkau, apabila kita berjauhan.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 12:17
✕ Sering dikira
Mengira Daud paranoia berlebihan
✓ Yang sebenarnya
Daud pernah dikhianati sebelumnya, jadi kewaspadaan itu wajar
✕ Sering dikira
Menganggap kata 'damai' hanya berarti tidak berperang
✓ Yang sebenarnya
'Damai' (shalom) berarti keutuhan dan kesejahteraan total, termasuk kesetiaan
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 12:17
Dalam hubungan dan kerja sama, kita perlu bijaksana dan tidak mudah percaya. Namun, kita juga harus menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan, yang melihat hati manusia. Mintalah hikmat untuk membedakan maksud orang lain.
Ya Tuhan, berikan aku hikmat untuk menilai niat orang lain dan keberanian untuk mempercayakan keadilan kepada-Mu. Amin.