Daftar Raja Edom Dimulai
1 Tawarikh 1:43
Silsilah dari Adam hingga Raja Edom
“Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom sebelum ada raja yang memerintah atas orang Israel: Bela, anak Beor. Nama kotanya adalah Dinhaba.”1 Tawarikh 1:43 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum seorang raja dari orang Israel memerintah: Bela bin Beor, dan kotanya bernama Dinhaba.”1 Tawarikh 1:43 · TB
Terjemahan Baru
“Sebelum ada raja yang memerintah di Israel, tanah Edom diperintah berturut-turut oleh raja-raja yang berikut ini: Bela anak Beor dari Dinhaba, Yobab anak Zerah dari Bozra, Husyam dari daerah orang Teman, Hadad anak Bedad dari Awit (dialah yang mengalahkan orang Midian dalam pertempuran di daerah Moab), Samla dari Masyreka, Saul dari Rehobot di pinggir sungai, Baal-Hanan anak Akhbor, Hadad dari Pahi (istrinya bernama Mehetabeel, anak Matred dan cucu Mezahab).”1 Tawarikh 1:43 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now these are the kings that reigned in the land of Edom before any king reigned over the children of Israel; Bela the son of Beor: and the name of his city was Dinhabah.”1 Tawarikh 1:43 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 1:43?
Ayat ini mulai mendaftar raja-raja Edom sebelum Israel punya raja. Raja pertama adalah Bela anak Beor, dari kota Dinhaba. Ini menunjukkan Edom sudah punah sistem kerajaan lebih dulu, dan silsilah ini dicatat untuk menunjukkan hubungan dan sejarah bangsa-bangsa di sekitar Israel.
Latar belakang
Raja-Raja Edom Sebelum Israel
Ayat ini memulai daftar raja-raja yang memerintah di tanah Edom, yang disebutkan sebelum ada raja atas orang Israel. Ini menunjukkan bahwa Edom sudah memiliki sistem pemerintahan monarki lebih dulu. Daftar ini menyoroti kedaulatan Tuhan dalam mengatur bangsa-bangsa.
Di mana
Yerusalem
Sejarawan mencatat, saat menulis di lingkungan bait yang baru dipugar
Kapan
~450 SM
Silsilah dan Pemerintahan Daud
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Penulis kitab ini, mungkin Ezra, mengumpulkan silsilah untuk memperkuat identitas umat Israel setelah pembuangan.
Kepada
Umat Israel pasca-pembuangan
Bangsa yang baru kembali dari pembuangan Babel, perlu diteguhkan asal-usul mereka.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְלָכִים
melakhim · raja-raja
raja-raja, orang yang memerintah atas suatu wilayah
מָלַךְ
malakh · memerintah
menjadi raja, memegang kekuasaan
אֱדוֹם
Edom · Edom
merah, nama yang diberikan kepada Esau dan keturunannya
Penekanan pada 'raja-raja' dan 'memerintah' mengingatkan bahwa Allah adalah Raja di atas segala raja, dan sejarah bangsa-bangsa ada dalam kendali-Nya. Nama 'Edom' mengingatkan pada Esau yang menjual hak kesulungan, menunjukkan konsekuensi dari pilihan manusia.
Tahukah kamu
Bela, Anak Beor
Nama 'Bela' mirip dengan nama 'Bileam' (juga anak Beor) dalam Bilangan 22:5, tetapi kemungkinan tokoh yang berbeda. Beberapa sarjana mengaitkannya dengan tradisi Edom yang kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 1:43
Kejadian 36:31
daftar paralel
“Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom sebelum ada raja atas orang Israel.”
Bilangan 20:14
hubungan Israel-Edom
“Lalu Musa mengirim utusan dari Kadesh kepada raja Edom untuk meminta izin lewat.”
Ulangan 2:5
Edom sebagai saudara
“Janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu setapak tanah dari kepunyaan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 1:43
✕ Sering dikira
Mengira daftar raja Edom ini adalah daftar raja Israel.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas mencatat raja-raja Edom, bukan Israel, meskipun diletakkan dalam silsilah Israel.
✕ Sering dikira
Menganggap Bela adalah raja pertama yang memerintah atas seluruh dunia.
✓ Yang sebenarnya
Bela hanyalah raja Edom, dan pemerintahannya terbatas pada wilayah Edom.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 1:43
Kita bisa belajar bahwa kepemimpinan itu sementara. Bela punya kota dan kekuasaan, tapi namanya hanya tercatat dalam sejarah. Jangan terlalu melekat pada jabatan atau posisi, tetapi fokus pada dampak yang kita tinggalkan bagi orang lain.
Tuhan, ajari aku memimpin dengan rendah hati dan meninggalkan warisan yang berarti, bukan sekadar nama. Amin.