Keturunan Ezer dan Disyan

1 Tawarikh 1:42

Dari Adam sampai Abraham

PerikopKeturunan Ishak · 1 Tawarikh 1:34-42 →
“Anak-anak Ezer adalah Bilhan, Zaawan, dan Yaakan. Anak-anak Disyan adalah Us dan Aran.”

1 Tawarikh 1:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 1:42?

Ayat ini menyebutkan anak-anak Ezer: Bilhan, Zaawan, dan Yaakan; serta anak-anak Disyan: Us dan Aran. Ini melanjutkan daftar silsilah dari Seir, yang menunjukkan kompleksitas dan kelengkapan catatan sejarah bangsa Edom.

Latar belakang

Akhir Daftar Seir

Ayat ini menuntaskan daftar keturunan Seir dengan menyebut anak-anak Ezer dan Disyan. Ini menutup bagian genealogi Edom, lalu beralih ke daftar raja Edom.

Di mana

Yerusalem

Dalam penulisan kitab

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari Babel
Pembaharuan Nehemia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

sejarawan imam, ~450 SM

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

umat yang belajar dari masa lalu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בִּלְהָן

Bilhan · Bilhan

Nama pribadi, mungkin 'pemalu' atau 'lemah lembut'

זַעֲוָן

Zaavan · Zaawan

Nama pribadi, mungkin 'gentar' atau 'gemetar'

יַעֲכָן

Yaakan · Yaakan

Nama pribadi, mungkin 'ia akan menyusahkan'

Makna nama-nama ini tidak selalu positif, tapi Allah memakai orang-orang biasa untuk membentuk sejarah.

Tahukah kamu

Us dan Aran

Nama 'Us' di sini berbeda dari 'Us' putra Aram di ayat 17. Banyak nama yang berulang di Alkitab, menunjukkan tradisi penamaan yang umum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 1:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 1:42

✕  Sering dikira

Mengira semua nama adalah orang Israel

✓  Yang sebenarnya

Ini keturunan Esau/Seir, orang Edom, bukan Israel

✕  Sering dikira

Menganggap silsilah ini tidak perlu dipelajari

✓  Yang sebenarnya

Silsilah membantu memahami relasi antarbangsa

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 1:42

Ada banyak nama yang tidak kita kenal, tetapi Tuhan tahu mereka semua. Demikian juga, setiap orang yang kita temui punya cerita dan nilai. Cobalah untuk menghargai orang-orang di sekitarmu, sekecil apa pun peran mereka.

Tuhan, ajari aku untuk melihat setiap orang sebagai pribadi yang berharga di mata-Mu, bukan sekadar statistik atau peran. Amin.