Raja-Raja Edom Sebelum Israel Punya Raja
Kejadian 36:31
Keturunan Esau di Tanah Edom
“Inilah para raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum ada raja yang memerintah atas orang Israel.”Kejadian 36:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum ada seorang raja memerintah atas orang Israel.”Kejadian 36:31 · TB
Terjemahan Baru
“Sebelum ada raja yang memerintah di Israel, raja-raja yang berikut ini memerintah di tanah Edom secara berturut-turut: Bela anak Beor dari Dinhaba. Yobab anak Zera dari Bozra. Husyam dari daerah Teman. Hadad anak Bedad dari Awit (dialah yang mengalahkan orang Midian dalam peperangan di daerah Moab). Samla dari Masreka. Saul dari Rehobot di pinggir sungai. Baal-Hanan anak Akhbor. Hadar dari Pahu (istrinya bernama Mehetabeel, anak Matred dan cucu Mezahab).”Kejadian 36:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebelum ada raja yang memerintah bangsa Israel, raja-raja berikut ini sudah lebih dulu memerintah di negeri Edom. Mereka memerintah sebagai raja sampai akhir hidup mereka. Berikut ini nama-nama mereka secara berurutan: Bela anak Beor dari kota Dinhaba, Yobab anak Serah dari kota Bosra, Husyam dari daerah Teman, Hadad anak Bedad dari kota Awit, dialah yang mengalahkan orang Midian di negeri Moab, Samla dari kota Masreka, Saul dari kota Rehobot Dekat Sungai, Baal Hanan anak Akbor, danHadad dari kota Pau. Istri Hadad bernama Mehetabel, yaitu anak Matred dan cucu Mezahab.”Kejadian 36:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And these are the kings that reigned in the land of Edom, before there reigned any king over the children of Israel.”Kejadian 36:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 36:31?
Ayat ini mencatat daftar raja-raja Edom yang memerintah sebelum ada raja di Israel. Ini menunjukkan bahwa bangsa Edom telah memiliki sistem pemerintahan monarki lebih dulu, sementara Israel saat itu masih dipimpin oleh para hakim.
Latar belakang
Edom sudah punya raja sebelum Israel!
Ini pernyataan mengejutkan: Edom sudah memiliki sistem kerajaan sebelum Israel punya raja pertama (Saul, sekitar 1050 SM). Ini bisa bermakna dua hal: (1) catatan ini ditulis setelah zaman Saul, atau (2) sistem raja di Edom memang lebih awal dari Israel. Edom bukan bangsa terbelakang — mereka punya peradaban kerajaan yang maju.
Di mana
Tanah Edom
Di pusat kekuasaan Edom · zaman raja-raja kuno
Kapan
~1700-1300 SM
Antara Leluhur dan Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan Allah di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מֶלֶךְ
melekh · raja
Raja atau penguasa; kata yang sama untuk raja Israel, raja asing, bahkan Allah sebagai Raja
מָלַךְ
malakh · memerintah
Berkuasa sebagai raja; akar kata yang sama dengan melekh
לִפְנֵי
lifney · sebelum
Di hadapan atau sebelum; dalam konteks waktu berarti 'pada masa sebelum'
Fakta bahwa Edom punya raja sebelum Israel menunjukkan bahwa 'bangsa yang tidak terpilih' tidak berarti bangsa yang tidak berkembang. Allah mengizinkan berbagai model pemerintahan di luar jalur perjanjian.
Tahukah kamu
Raja tanpa dinasti: sistem Edom yang unik
Yang menarik dari daftar raja Edom (ay. 31-39) adalah tidak ada satu pun raja yang digantikan oleh anaknya! Setiap raja baru berasal dari kota berbeda. Ini menunjukkan Edom mungkin menggunakan sistem pemilihan raja, bukan suksesi dinasti seperti Israel atau Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 36:31
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 36:31
✕ Sering dikira
Ayat ini membuktikan Musa tidak menulis Kejadian karena raja Israel belum ada di zamannya
✓ Yang sebenarnya
Bisa saja ini catatan yang ditambahkan kemudian, atau Musa sendiri menulisnya sebagai antisipasi raja yang akan datang sesuai Kej. 17:6
✕ Sering dikira
Edom lebih maju dari Israel karena lebih dulu punya raja
✓ Yang sebenarnya
Punya raja lebih awal bukan indikator kemajuan rohani; Israel justru terlambat punya raja karena Allah yang memerintah langsung
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 36:31
Jangan iri melihat keberhasilan orang lain yang mungkin datang lebih dulu. Tuhan punya waktu dan rencana-Nya sendiri bagi kita. Percayalah bahwa proses dan persiapan yang kita jalani sedang membentuk kita untuk tujuan yang lebih besar.
Tuhan, tolong aku untuk bersabar dan percaya pada waktu-Mu, serta tidak membandingkan perjalanan hidupku dengan orang lain. Amin.