Panggilan Pertobatan Samuel
1 Samuel 7:3
Samuel, Pemimpin yang Membawa Kemenangan
“Samuel berkata kepada seluruh bangsa Israel, katanya, “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatimu, singkirkanlah ilah-ilah asing dan Asytoret dari tengah-tengah kamu. Berikanlah hatimu kepada TUHAN dan layanilah Dia, maka Dia akan menyelamatkan kamu dari tangan orang Filistin.””1 Samuel 7:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin."”1 Samuel 7:3 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu berkatalah Samuel kepada umat Israel, "Kalau kamu hendak kembali kepada TUHAN dan menyembah Dia dengan sepenuh hatimu, haruslah kamu membuang semua dewa asing dan patung Dewi Asytoret. Serahkanlah dirimu sama sekali kepada TUHAN dan berbakti kepada-Nya saja, maka kamu akan dibebaskan-Nya dari orang Filistin."”1 Samuel 7:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Samuel berkata kepada seluruh umat Israel, “Jika kalian sungguh-sungguh ingin kembali beribadah kepada TUHAN, maka buanglah semua dewa bangsa asing dan patung Asytoret yang ada di antara kalian. Berbaktilah dengan sungguh-sungguh kepada TUHAN saja, maka Dia akan melepaskan kalian dari penjajahan bangsa Filistin.””1 Samuel 7:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Samuel spake unto all the house of Israel, saying, If ye do return unto the LORD with all your hearts, then put away the strange gods and Ashtaroth from among you, and prepare your hearts unto the LORD, and serve him only: and he will deliver you out of the hand of the Philistines.”1 Samuel 7:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 7:3?
Samuel menasihati bangsa Israel untuk berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, membuang ilah-ilah asing dan Asytoret, serta melayani TUHAN saja. Ini adalah syarat untuk mengalami pertolongan Allah dari musuh mereka.
Latar belakang
Syarat Keselamatan
Samuel menuntut pertobatan sepenuh hati: membuang ilah asing dan Asytoret, lalu melayani TUHAN saja. Ini adalah syarat agar Tuhan melepaskan mereka dari tangan Filistin.
Di mana
Selandia Baru (tidak relevan)
Wilayah Israel, mungkin di suatu tempat pertemuan
Kapan
~1060 SM
Masa Hakim-hakim
Yang berbicara
Samuel
Nabi dan hakim terakhir Israel, ~50 tahun
Kepada
Seluruh bangsa Israel
Umat yang baru saja meratap, sadar akan dosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּב
shuv · berbalik
berbalik, kembali, bertobat
לֵבָב
levav · segenap
hati, batin, pusat kehendak
עָבַד
avad · melayani
bekerja, melayani, beribadah
Pertobatan sejati bukan sekadar menyesal, tetapi 'shuv' yang berarti berpaling total, melibatkan hati terdalam (levav) dan diwujudkan dalam pelayanan (avad) yang nyata kepada Tuhan.
Tahukah kamu
Asytoret, Dewi Kesuburan
Asytoret adalah dewi Kanaan yang disembah dengan praktik seksual, dan namanya sering disebut bersama Baal. Menolaknya berarti berpaling total dari agama sekitar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 7:3
Yeremia 4:1
Kembali dan buang
“Jika engkau ingin kembali, hai Israel, demikianlah firman TUHAN, kembalilah kepada-Ku dan buanglah dewa-dewamu yang menjijikkan.”
Matius 4:10
Layanilah Tuhan
“Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Kisah Para Rasul 26:20
Bertobat dan berbalik
“supaya mereka bertobat, berbalik kepada Allah, dan melakukan pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 7:3
✕ Sering dikira
Mengira keselamatan dari Filistin bisa dibeli dengan upacara keagamaan.
✓ Yang sebenarnya
Keselamatan datang dari pertobatan yang mengubah perilaku, bukan ritual kosong.
✕ Sering dikira
Berpikir menghilangkan dewa asing cukup dilakukan sekali saja.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah panggilan terus-menerus untuk setia kepada Tuhan, bukan tindakan sekali.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 7:3
Pertobatan sejati berarti berbalik dari segala yang menggantikan posisi Tuhan dalam hidup kita. Kita perlu memeriksa apa saja 'ilah-ilah asing' di hati kita — mungkin karier, harta, atau hubungan — dan memutuskan untuk melayani Tuhan saja.
Tuhan, tunjukkanlah kepadaku ilah-ilah asing dalam hidupku, dan berikan aku keberanian untuk menyingkirkannya dan berbalik kepada-Mu. Amin.