Celakalah Kami

1 Samuel 4:8

Tabut Allah Dirampas

Celakalah kita! Siapakah yang akan menyelamatkan kita dari tangan ilah yang dahsyat ini? Ilah-ilah inilah yang menghajar orang Mesir dengan berbagai tulah di padang gurun.

1 Samuel 4:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 4:8?

Orang Filistin mengakui bahwa Allah Israel adalah 'ilah yang dahsyat' yang pernah menghajar Mesir dengan tulah di padang gurun. Mereka merasa tidak ada yang bisa menyelamatkan mereka. Ini menunjukkan reputasi kuasa Allah sudah tersebar, tetapi orang Filistin memandang-Nya sebagai ilah lokal yang menakutkan, bukan Tuhan yang berdaulat atas segalanya.

Latar belakang

Mengenang Tulah di Mesir

Orang Filistin mengingat bagaimana Allah Israel menghajar orang Mesir dengan berbagai tulah di padang gurun. Mereka menyadari bahwa jika tidak berhati-hati, hal yang sama bisa terjadi pada mereka, sehingga mereka mengungkapkan keputusasaan mereka.

Di mana

Afek

Di medan pertempuran, dekat Eben-Haezer

Kapan

~1050 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka menjadi takut
Mereka bertekad berperang
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Filistin

Tentara Filistin, musuh Israel

S

Kepada

Sesama orang Filistin

Rekan seperjuangan di medan perang

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אוֹי

oy · Celakalah

seruan kesusahan atau kesialan

אַדִּיר

addir · dahsyat

perkasa, luar biasa, agung

נָגַף

nagaf · menghajar

memukul, menyerang, menyebabkan kekalahan

Kata 'nagaf' sering dipakai untuk hukuman Allah, menunjukkan bahwa perbuatan Allah di masa lalu adalah peringatan nyata bagi musuh-musuh-Nya. Orang Filistin mengakui kehebatan TUHAN, tetapi mereka belum percaya kepada-Nya.

Tahukah kamu

Tulah di Padang Gurun?

Orang Filistin mungkin merujuk pada peristiwa-peristiwa seperti tulah katak, belalang, atau lainnya yang terjadi di Mesir, meskipun secara teknis tulah-tulah itu terjadi di tanah Mesir, bukan di padang gurun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 4:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 4:8

✕  Sering dikira

Orang Filistin mengakui bahwa TUHAN adalah Allah yang esa dan benar.

✓  Yang sebenarnya

Mereka masih politeis, menganggap TUHAN sebagai satu dewa yang kuat.

✕  Sering dikira

Mereka takut karena mereka tahu bahwa mereka telah berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Ketakutan mereka murni karena kekuatan militer Allah Israel, bukan karena kesadaran moral.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 4:8

Orang lain mungkin melihat Tuhan kita sebagai 'ilah yang menakutkan', tetapi kita dipanggil untuk mengenal-Nya sebagai Bapa yang penuh kasih. Jangan biarkan ketakutan atau kesalahan persepsi tentang Allah menghalangi kita untuk mendekat kepada-Nya.

Bapa, tolong aku untuk selalu mengenal-Mu dengan benar—sebagai Allah yang dahsyat tetapi juga penuh kasih, agar aku tidak takut mendekat kepada-Mu. Amin.