Ketakutan Orang Filistin
1 Samuel 4:7
Tabut Allah Dirampas
“orang Filistin pun menjadi takut. Mereka berkata, “Ilah mereka telah datang ke perkemahan itu.” Mereka berkata lagi, “Celakalah kita, sebab kita belum pernah melihat hal seperti ini.”1 Samuel 4:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“ketakutanlah orang Filistin, sebab kata mereka: "Allah mereka telah datang ke perkemahan itu," dan mereka berkata: "Celakalah kita, sebab seperti itu belum pernah terjadi dahulu.”1 Samuel 4:7 · TB
Terjemahan Baru
“mereka menjadi takut, dan berkata, "Ada dewa datang ke perkemahan mereka! Celakalah kita! Belum pernah kita mengalami hal seperti ini!”1 Samuel 4:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“mereka menjadi sangat takut dan berkata satu sama yang lain, “Wah, celakalah kita! Dewa-dewa Israel sudah datang ke perkemahan mereka! Bencana seperti ini belum pernah terjadi kepada kita! Siapakah dewa kita yang dapat melepaskan kita dari tangan dewa-dewa mereka yang begitu perkasa? Dewa-dewa mereka inilah yang menghancurkan bangsa Mesir dengan berbagai wabah penyakit di padang belantara!”1 Samuel 4:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Philistines were afraid, for they said, God is come into the camp. And they said, Woe unto us! for there hath not been such a thing heretofore.”1 Samuel 4:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 4:7?
Orang Filistin sangat ketakutan ketika tahu Tabut Perjanjian TUHAN dibawa ke perkemahan Israel. Mereka mengira Allah Israel datang dan merasa celaka karena belum pernah melihat hal seperti ini. Ayat ini menunjukkan bahwa musuh pun mengakui kehadiran Tuhan itu dahsyat, tetapi mereka takut bukan karena taat, melainkan karena menyadari kekuatan-Nya.
Latar belakang
Ketakutan yang Aneh
Orang Filistin mendengar sorak-sorai Israel dan menyadari bahwa Tabut Perjanjian TUHAN telah dibawa ke perkemahan. Mereka menjadi takut karena mengira ilah Israel telah datang, dan mereka belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya.
Di mana
Afek
Di medan pertempuran, dekat Eben-Haezer
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Orang Filistin
Tentara Filistin, musuh Israel
Kepada
Sesama orang Filistin
Rekan seperjuangan di medan perang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare' · takut
merasa takut, gentar, atau cemas
אֱלֹהִים
'elohim · ilah
kata jamak untuk 'allah' atau 'Allah', menunjukkan keagungan
מַחֲנֶה
machaneh · perkemahan
tempat tenda, kamp militer
Kata 'elohim' yang dipakai orang Filistin justru menunjukkan pengakuan mereka akan kuasa TUHAN, meskipun mereka salah mengira bahwa TUHAN bisa dibawa-bawa seperti patung berhala. Ketakutan mereka berakar pada anggapan bahwa TUHAN hadir secara fisik dalam tabut itu.
Tahukah kamu
Ilah yang Datang?
Orang Filistin menyebut TUHAN sebagai 'elohim' (jamak), menunjukkan mereka menganggapnya seperti dewa-dewa mereka, tetapi dengan kuasa yang lebih dahsyat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 4:7
1 Samuel 4:6
Menggemakan konteks
“Apa arti suara sorak-sorai yang nyaring di perkemahan orang Ibrani itu?”
1 Samuel 5:1
Kontinuitas narasi
“Orang Filistin mengambil tabut Allah dan membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod.”
Yesaya 8:13
Konsep takut
“TUHAN semesta alam, Dialah yang harus kamu anggap kudus, kepada-Nya harus kamu takut.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 4:7
✕ Sering dikira
Orang Filistin takut karena mereka menyadari kehadiran Allah yang benar.
✓ Yang sebenarnya
Mereka takut karena menganggap TUHAN sebagai dewa lokal yang kuat, bukan sebagai Allah yang esa.
✕ Sering dikira
Tabut itu benar-benar membawa kehadiran Allah secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Allah hadir secara simbolis melalui tabut, tetapi tidak terbatas padanya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 4:7
Terkadang orang di sekitar kita, bahkan yang bukan percaya, bisa merasakan kuasa Tuhan dalam hidup kita. Biarkan hidup kita menjadi saksi yang membuat orang lain gentar akan kebesaran Tuhan, bukan karena kita hebat, tetapi karena Allah kita hadir.
Tuhan, biarlah kehadiran-Mu dalam hidupku membuat orang lain mengenal kebesaran-Mu dan gentar akan kuasa-Mu. Amin.