Eli Menunggu dengan Gentar di Samping Jalan
1 Samuel 4:13
Tabut Allah Direbut, Eli Jatuh
PerikopOrang Filistin Mengalahkan Israel · 1 Samuel 4:1-18 →“Ketika dia sampai di Silo, tampaklah Eli sedang duduk di kursinya di sisi jalan sambil menunggu-nunggu. Sebab, hatinya gentar karena Tabut Allah itu. Ketika orang itu masuk ke dalam kota dan menceritakan apa yang telah terjadi, seluruh penduduk kota itu menjerit.”1 Samuel 4:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika ia sampai, Eli sedang duduk di kursi di tepi jalan menunggu-nunggu, sebab hatinya berdebar-debar karena tabut Allah itu. Ketika orang itu masuk ke kota dan menceritakan kabar itu, berteriaklah seluruh kota itu.”1 Samuel 4:13 · TB
Terjemahan Baru
“Eli, yang sangat cemas memikirkan keselamatan Peti Perjanjian TUHAN, sedang duduk di kursi di tepi jalan, sambil termenung. Ketika orang itu mengabarkan berita kekalahan Israel, seluruh penduduk kota meratap dengan nyaring.”1 Samuel 4:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saat dia tiba di Silo, Eli sedang duduk di bangkunya memperhatikan dari sisi jalan, karena dia sangat mengkuatirkan keadaan peti perjanjian TUHAN. Saat orang itu memasuki kota untuk memberikan laporan, semua penduduk mulai meratap.”1 Samuel 4:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he came, lo, Eli sat upon a seat by the wayside watching: for his heart trembled for the ark of God. And when the man came into the city, and told it, all the city cried out.”1 Samuel 4:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 4:13?
Ayat ini menggambarkan Eli yang menunggu dengan cemas di tepi jalan, karena hatinya gentar memikirkan Tabut Allah. Ketika seorang pembawa kabar tiba dari medan perang dengan pakaian robek dan debu di kepala, tanda perkabungan, seluruh kota menjerit mendengar kabar buruk itu.
Latar belakang
Kabar Buruk Tiba
Seorang pembawa kabar dari suku Benyamin tiba di Silo dengan pakaian robek dan tanah di kepala, tanda duka. Eli, yang berusia sembilan puluh delapan tahun, duduk di kursi di sisi jalan, gemetar karena khawatir akan Tabut Allah. Ketika pembawa kabar masuk kota dan menyampaikan berita, seluruh penduduk menjerit.
Di mana
Silo
Di sisi jalan dekat pintu gerbang kota
Kapan
~1050 SM
Masa Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis sejarah Israel, pewaris tradisi kenabian
Kepada
Pembaca Kitab 1 Samuel
Orang-orang yang ingin mengenal karya Tuhan dalam sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁב
yashav · duduk
duduk, tinggal, tetap
צָפָה
tsafah · menunggu-nunggu
mengawasi, menantikan dengan cemas
חָרֵד
chared · gentar
gemetar, khawatir
Kata-kata ini menunjukkan posisi Eli yang tidak tenang: ia duduk dalam kegelisahan, mengawasi dengan cemas, dan hatinya gemetar. Ini bukan sekadar menunggu biasa, tetapi ketakutan akan apa yang akan terjadi.
Tahukah kamu
Pakaian Robek dan Debu
Dalam budaya Israel kuno, merobek pakaian dan menaruh debu di kepala adalah tanda berkabung dan kehancuran yang mendalam. Ini dilakukan untuk menunjukkan penyesalan atau bencana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 4:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 4:13
✕ Sering dikira
Eli menunggu dengan tenang karena percaya Tuhan akan melindungi Tabut.
✓ Yang sebenarnya
Teks jelas mengatakan hatinya gentar; ia cemas karena tahu Tuhan tidak berpihak kepada mereka.
✕ Sering dikira
Hanya Eli yang tahu kabar buruk itu; penduduk baru mengetahuinya belakangan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 13 menyatakan bahwa ketika orang itu masuk kota dan bercerita, seluruh penduduk menjerit. Eli mendengar jeritan itu, lalu bertanya apa yang terjadi.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 4:13
Kita sering menunggu dengan cemas akan sesuatu yang belum terjadi. Biarlah kita belajar menyerahkan kekhawatiran kita kepada Tuhan, karena Dia memegang kendali atas segala hal, termasuk hasil dari setiap pertempuran hidup kita.
Tuhan, tolong aku untuk tidak larut dalam kecemasan, melainkan mempercayakan segala kekhawatiranku kepada-Mu. Amin.