Saul terluka parah

1 Samuel 31:3

Kematian Saul dan Anak-anaknya

Pertempuran itu makin berat bagi Saul. Para pemanah menemukannya, dan dia terluka parah oleh para pemanah itu.

1 Samuel 31:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 31:3?

Pertempuran semakin berat bagi Saul, dan para pemanah musuh berhasil melukainya dengan parah. Saul terluka parah, menghadapi akhir hidupnya yang tragis, sebagai akibat dari dosa-dosanya dan penolakannya terhadap Tuhan.

Latar belakang

Memohon Mati

Pertempuran berlangsung sengit. Saul terkena panah pemanah dan terluka parah, menyebabkan ia berada dalam kesakitan yang hebat. Ia tahu akhirnya akan tiba.

Di mana

Pegunungan Gilboa

Medan perang, siang hari

Kapan

~1010 SM

Zaman Hakim-hakim / Transisi ke Kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tiga anaknya mati
Saul meminta pembawa senjata menikamnya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi/penulis sejarah, ~950 SM

U

Kepada

Umat Israel

Pembaca awal kitab, bangsa pilihan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיִּכְבַּד

vayikbad · makin berat

Menjadi berat, kejam, sulit

מוֹרָאִים

mora'im · pemanah

Orang-orang yang memakai busur, pemanah

וַיָּחֶל

vayachel · terluka

Merasa sakit, terluka, sangat ketakutan

Kata 'makin berat' bisa juga berarti 'mulia' — ironisnya, pertempuran menjadi 'mulia' tapi benar-benar menekan Saul.

Tahukah kamu

Saul dan Pemanah

Filistin terkenal dengan pemanah; bahkan dalam mitos, dewa mereka Arkagetes dikaitkan dengan pemanah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 31:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 31:3

✕  Sering dikira

Mengira Saul terluka oleh pedang.

✓  Yang sebenarnya

Teks dengan jelas menyebut panah dari pemanah.

✕  Sering dikira

Menganggap Saul sengaja mati karena takut.

✓  Yang sebenarnya

Ia sangat terluka; ini adalah keputusasaan, bukan keberanian.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 31:3

Kita mungkin tidak akan mati dalam pertempuran fisik, tetapi dosa yang tidak diakui dapat melukai jiwa kita. Penting untuk segera bertobat dan meminta pengampunan Tuhan sebelum terlambat.

Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa kami dan sembuhkan luka batin kami, agar kami tidak terpuruk dalam keputusasaan. Amin.