Eli Berbaring, Matanya Kabur

1 Samuel 3:2

Panggilan Tuhan di Malam Hari

Pada suatu hari, Eli sedang berbaring di tempatnya. Penglihatannya mulai kabur sehingga dia tidak dapat melihat dengan baik.

1 Samuel 3:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 3:2?

Eli, yang sudah tua dan matanya kabur, sedang berbaring di tempatnya. Ini menggambarkan kondisi fisiknya yang melemah, dan menjadi latar panggilan Tuhan kepada Samuel di malam hari.

Latar belakang

Eli yang Tua dan Lemah

Eli sedang berbaring di tempatnya, dan penglihatannya mulai kabur. Ini menggambarkan usia lanjut dan kelemahan fisiknya, yang melambangkan kemunduran rohani dan kepemimpinannya.

Di mana

Silo

Tempat tidur Eli, mungkin di bait suci

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-himkan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Firman TUHAN jarang
Panggilan Samuel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi atau imam, mencatat sejarah Israel

U

Kepada

Umat Israel

Pembaca kitab suci

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכַב

shakav · berbaring

berbaring untuk tidur atau beristirahat

עֵינָיו

enav · penglihatan

matanya

כָּהָה

kahah · kabur

menjadi redup, lemah, atau tidak tajam

Kata 'kahah' untuk 'kabur' juga berarti 'redup' atau 'padam'. Eli yang matanya redup melambangkan terang rohaninya yang hampir padam, padahal pelita Allah masih menyala.

Tahukah kamu

Penglihatan Kabur Bukan Hanya Fisik

Eli yang matanya kabur juga secara rohani gagal melihat dosa anak-anaknya. Ini ironi yang kuat dalam narasi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 3:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 3:2

✕  Sering dikira

Menganggap Eli buta total.

✓  Yang sebenarnya

Matanya kabur, tetapi masih bisa melihat sedikit, hanya tidak jelas.

✕  Sering dikira

Menganggap kelemahan fisik Eli adalah hukuman dari Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya bagian dari penuaan normal, bukan hukuman langsung.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 3:2

Tuhan dapat berbicara kepada siapa saja, tidak terbatas pada yang muda atau tua. Jangan remehkan anak-anak atau orang muda, karena Tuhan bisa memakai mereka.

Tuhan, buka hatiku untuk mendengarkan suara-Mu, baik melalui siapa pun yang Engkau pakai, termasuk orang muda. Amin.