Mikhal Diberikan ke Palti

1 Samuel 25:44

Saul Mengambil Mikhal dari Daud

PerikopKematian Nabal · 1 Samuel 25:36-44 →
“Akan tetapi, Saul memberikan Mikhal, anaknya perempuan, istri Daud, kepada Palti, anak Lais, yang berasal dari Galim.”

1 Samuel 25:44 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 25:44?

Ayat ini mencatat bahwa Saul memberikan Mikhal, istri Daud, kepada Palti bin Lais, meskipun Mikhal adalah istri sah Daud. Ini menunjukkan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan Saul sebagai raja, serta penderitaan yang dialami Daud.

Latar belakang

Saul menikahkan Mikhal dengan orang lain

Saul, yang marah pada Daud, memberikan Mikhal, istri Daud, kepada Palti. Ini menunjukkan Saul memutuskan ikatan pernikahan Daud dan menggunakan Mikhal untuk politik.

Di mana

Galim

Desa kecil dekat Yerusalem, tempat Palti tinggal

Kapan

~1010 SM

Daud dikejar Saul

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud nikah lagi
Daud jadi raja
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi/penulis sejarah, ~1000 SM

P

Kepada

Pembaca Israel kuno

Umat yang mengenal konflik Daud-Saul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָתַן

natan · memberikan

memberi, menyerahkan

מִיכַל

Mikhal · Mikhal

siapa yang seperti Allah?

פַּלְטִי

Palti · Palti

pelarian, pembebasanku

Kata 'memberikan' menunjukkan tindakan Saul yang sewenang-wenang. Nama Mikhal dan Palti mengingatkan pada identitas dan harapan, tetapi di sini menjadi alat politik.

Tahukah kamu

Palti, nama yang berbeda

Di 2 Samuel 3:15, ia disebut Paltiel. Perubahan nama mungkin karena ejaan atau tradisi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 25:44

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 25:44

✕  Sering dikira

Menganggap Saul bercerai Daud-Mikhal secara sah.

✓  Yang sebenarnya

Saul bertindak semena-mena, bukan perceraian resmi; Daud masih menganggap Mikhal istrinya.

✕  Sering dikira

Mikhal dianggap tidak punya perasaan dalam hal ini.

✓  Yang sebenarnya

Kisah 2 Samuel menunjukkan Mikhal punya konflik pribadi.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 25:44

Tindakan Saul yang tidak adil mengingatkan kita bahwa ketidakadilan bisa terjadi bahkan dari orang yang berkuasa. Namun, kita dipanggil untuk tetap setia kepada kebenaran dan percaya bahwa Tuhan melihat segala sesuatu dan akan membela kita pada waktu-Nya.

Ya Tuhan, saat aku menghadapi ketidakadilan, berikan aku kekuatan untuk tetap setia dan percaya bahwa Engkau adalah pembela yang adil. Amin.