Daud Menuntut Mikhal

2 Samuel 3:14

Naiknya Daud, Jatuhnya Saul

Daud mengirim beberapa pesuruh kepada Isyboset, anak Saul, dengan pesan, “Berikanlah istriku, Mikhal, yang kuperoleh dengan seratus kulit khitan orang Filistin.”

2 Samuel 3:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 3:14?

Daud mengirim pesan kepada Isyboset untuk mengembalikan Mikhal, istrinya, yang telah ia peroleh dengan membayar mahal yaitu seratus kulit khitan orang Filistin. Ini adalah tuntutan hukum yang sah, karena Mikhal adalah istri Daud yang sah.

Latar belakang

Melalui Utusan

Daud tidak langsung menemui Isyboset, tetapi mengirim pesan menuntut Mikhal kembali. Ini menunjukkan kekuasaannya.

Di mana

Hebron

Utusan Daud ke istana Isyboset

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertemuan Daud-Abner
Mikhal diambil
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Yehuda di Hebron, ~30 tahun

I

Kepada

Isyboset

Raja boneka Israel, anak Saul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אִשָּׁה

ishshah · istriku

perempuan, istri

אָרַשׂ

aras · kuperoleh

meminang, melamar

עָרְלָה

orlah · khitan

kulup, kulit khitan

Istilah 'aras' menekankan pertunangan resmi, memperkuat klaim Daud atas Mikhal.

Tahukah kamu

Seratus Kulit Khitan

Daud menyebut mahar 'seratus kulit khitan' sebagai bukti sahnya pernikahan, meski Isyboset mungkin tidak hadir saat itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 3:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 3:14

✕  Sering dikira

Daud menuntut Mikhal karena masih cinta.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebut cinta; bisa soal hak dan kehormatan.

✕  Sering dikira

Mahar 100 kulit khitan adalah pembayaran biasa.

✓  Yang sebenarnya

Itu sangat tidak lazim dan berdarah, menunjukkan keberanian Daud.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 3:14

Kita harus menghargai ikatan pernikahan dan berjuang untuk memulihkannya ketika rusak. Jangan biarkan keadaan membuat kita melupakan janji dan komitmen kita.

Tuhan, mampukan aku untuk setia pada komitmenku, terutama dalam pernikahan dan hubungan keluarga, dan beri aku keberanian untuk memulihkan apa yang telah rusak. Amin.