Eli menegur anak-anaknya

1 Samuel 2:25

Doa Hana dan Dosa Anak-anak Eli

Jika seseorang berdosa terhadap orang lain, Allah akan mengadilinya. Jika seseorang berbuat dosa kepada TUHAN, siapakah yang akan menjadi perantaranya?” Namun, mereka tidak mendengarkan perkataan ayahnya, sebab TUHAN ingin membunuh mereka.

1 Samuel 2:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 2:25?

Ayat ini mengingatkan bahwa dosa terhadap sesama bisa diselesaikan melalui pengadilan manusia, tetapi dosa terhadap Allah tidak ada perantara yang cukup. Ini menekankan seriusnya dosa yang dilakukan anak-anak imam yang menistakan ibadah, dan Allah berhak menghakimi secara langsung.

Latar belakang

Teguran Eli yang tidak dihiraukan

Eli mendengar kabar tentang kejahatan anak-anaknya di hadapan TUHAN, termasuk mengambil daging kurban secara paksa dan berhubungan dengan perempuan-perempuan yang melayani di pintu Kemah Pertemuan. Ia menegur mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkan, karena TUHAN berencana untuk membinasakan mereka.

Di mana

Silo

Di dekat Kemah Pertemuan, tempat ibadah

Kapan

~1050 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kelahiran Samuel
Panggilan Samuel
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Eli

Imam besar Israel, sudah tua, mata mulai kabur

H

Kepada

Hofni dan Pinehas

Anak-anak Eli, imam di Silo, terkenal jahat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵטְא

chet · dosa

kesalahan, kegagalan terhadap standar Allah

פָּלַל

palal · perantara

menjadi penengah, memutuskan perkara

שָׁמַע

shama · mendengarkan

mendengar dengan perhatian dan ketaatan

Dosa terhadap TUHAN melibatkan hubungan yang rusak, dan tidak ada manusia yang bisa menjadi perantara antara orang berdosa dan Allah yang kudus. Karena itu, dosa yang serius membutuhkan pengorbanan yang benar, tetapi anak-anak Eli justru mencemooh hal itu.

Tahukah kamu

Mengapa TUHAN 'membunuh' mereka?

Frasa 'TUHAN ingin membunuh mereka' menunjukkan bahwa ketika seseorang berbuat dosa terus-menerus, hati mereka menjadi keras dan mereka tidak mau bertobat, sehingga akhirnya mereka tetap dalam dosa sampai mati. Ini bukan berarti TUHAN memaksa mereka berbuat dosa, tetapi membiarkan mereka menuai akibatnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 2:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 2:25

✕  Sering dikira

Eli menegur anak-anaknya, tetapi mereka tidak mendengarkan, jadi TUHAN 'membunuh' mereka secara langsung.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak berkata TUHAN membunuh mereka saat itu juga; ini adalah cara penulis menunjukkan bahwa karena mereka menolak teguran, mereka tetap dalam dosa dan akhirnya mati sebagai akibat dari dosa mereka (lihat pasal 4).

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa dosa terhadap TUHAN lebih ringan daripada dosa terhadap manusia.

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, dosa terhadap TUHAN lebih serius karena tidak ada perantara manusia yang dapat menebusnya; hanya TUHAN sendiri yang dapat menjadi perantara.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 2:25

Kita perlu sadar bahwa dosa terhadap Allah itu serius dan tidak bisa dianggap enteng. Sebelum melanggar perintah-Nya, pikirkan konsekuensi rohani yang lebih besar daripada sekadar masalah antar manusia.

Tuhan, ajari aku untuk selalu menghormati-Mu dalam segala hal dan menjauhi dosa yang mendukakan hati-Mu. Amin.