Daftar Keluarga Saul

1 Samuel 14:49

Kemenangan dan Kesalahan Saul

Anak-anak Saul adalah Yonatan, Yiswi, dan Malkisua. Nama kedua anak perempuannya adalah Merab, yang tertua, dan Mikhal, yang lebih muda.

1 Samuel 14:49 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 14:49?

Ayat ini memberikan daftar keluarga Raja Saul: anak-anaknya Yonatan, Yiswi, dan Malkisua, serta dua putrinya, Merab (sulung) dan Mikhal (bungsu). Ini menunjukkan bahwa Saul memiliki keluarga yang besar, dan Mikhal nantinya menjadi istri Daud.

Latar belakang

Silsilah Kerajaan Saul

Ayat ini merinci anak-anak Saul: Yonatan, Yiswi, dan Malkisua, serta putri-putrinya, Merab dan Mikhal. Ini menegaskan posisi keluarga Saul dalam sejarah Israel.

Di mana

Gibea

Dalam narasi sejarah

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Filistin
Peperangan seumur hidup
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Sejarawan Israel, mencatat karya Allah

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang perlu tahu sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנִים

banim · anak-anak

keturunan laki-laki

שָׁאוּל

Sha'ul · Saul

yang diminta

בָּנוֹת

banot · perempuan

anak perempuan

Dua kata untuk anak (laki-laki dan perempuan) menunjukkan perhatian pada kedua jenis kelamin, menegaskan pentingnya seluruh keluarga dalam narasi.

Tahukah kamu

Nama yang Berarti

Yonatan berarti 'TUHAN telah memberi', mencerminkan iman keluarganya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:49

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:49

✕  Sering dikira

Mengira semua anak Saul disebutkan, padahal ada yang lain

✓  Yang sebenarnya

Yiswi mungkin nama lain dari Abinadab

✕  Sering dikira

Menganggap daftar ini lengkap untuk semua generasi

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya fokus pada keluarga inti Saul

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 14:49

Keluarga adalah bagian penting dari kehidupan kita. Mari kita doakan keluarga kita agar tetap setia pada Tuhan di tengah segala situasi, dan jadikan keluarga sebagai tempat kita saling mendukung dalam iman.

Tuhan, terima kasih untuk keluargaku. Tolong kami untuk saling mengasihi dan tetap setia kepada-Mu, Amin.