Rekam jejak perang Saul
1 Samuel 14:47
Kepemimpinan Saul yang Terombang-ambing
PerikopSaul Memerangi Musuh Israel · 1 Samuel 14:47-52 →“Setelah Saul menjadi raja atas Israel, dia berperang melawan semua musuhnya, yaitu Moab, orang Amon, Edom, raja-raja Zoba, dan orang-orang Filistin, di segala penjuru. Ke mana pun dia pergi, dia mendapat kemenangan.”1 Samuel 14:47 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah Saul mendapat jabatan raja atas Israel, maka berperanglah ia ke segala penjuru melawan segala musuhnya: melawan Moab, bani Amon, Edom, raja-raja negeri Zoba dan orang Filistin. Dan ke manapun ia pergi, ia selalu mendapat kemenangan.”1 Samuel 14:47 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Saul menjadi raja Israel, ia berperang di mana-mana melawan segala musuh Israel, yaitu orang Moab, orang Amon, dan orang Edom, raja-raja negeri Zoba, dan orang Filistin. Di mana pun ia berperang, selalu ia mendapat kemenangan.”1 Samuel 14:47 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah posisi Saul sebagai raja atas Israel menjadi semakin kuat, dia berperang melawan semua musuh mereka di segala penjuru, termasuk bangsa Moab, bangsa Amon, bangsa Edom, raja-raja Zoba, dan bangsa Filistin. Bahkan Saul melepaskan Israel dari penindasan bangsa Amalek. Kemana pun Saul pergi berperang, dia selalu menang. Dengan melakukan hal-hal yang gagah perkasa, dia melepaskan bangsa Israel dari kuasa musuh-musuh mereka.”1 Samuel 14:47 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So Saul took the kingdom over Israel, and fought against all his enemies on every side, against Moab, and against the children of Ammon, and against Edom, and against the kings of Zobah, and against the Philistines: and whithersoever he turned himself, he vexed them.”1 Samuel 14:47 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 14:47?
Setelah menjadi raja, Saul berperang melawan banyak musuh: Moab, Amon, Edom, Zoba, dan Filistin. Ke mana pun ia pergi, ia mendapat kemenangan. Ayat ini merangkum keberhasilan Saul sebagai panglima perang, menunjukkan bahwa Tuhan memakainya untuk menyelamatkan Israel.
Latar belakang
Saul, Panglima Perang
Setelah menjadi raja, Saul berperang melawan musuh-musuh Israel di segala penjuru: Moab, Amon, Edom, Zoba, dan Filistin. Ke mana pun ia pergi, ia mendapat kemenangan, menunjukkan awal yang kuat sebagai pemimpin militer.
Di mana
Dataran tinggi Israel
Ringkasan pemerintahan Saul
Kapan
~1010 SM
Awal kerajaan Saul
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Sejarawan nabi, mencatat naik turunnya Saul
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang merindukan kepastian kepemimpinan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נִלְחָם
nilcham · berperang
bertempur, berjuang
אֹיְבָיו
oyvav · musuh
lawan, orang yang membenci
יַרְשִׁיעַ
yarshi'a · kemenangan
menaklukkan, menyebabkan orang lain kalah
Kata 'kemenangan' (yarshi'a) secara harfiah berarti 'menyebabkan orang fasik dihukum', menunjukkan bahwa kemenangan Saul dilihat sebagai tindakan Allah yang menghakimi musuh Israel. Ini menggarisbawahi peran Saul sebagai alat Tuhan pada awalnya.
Tahukah kamu
Zoba yang misterius
Zoba adalah kerajaan Aram di utara, sering disebut dalam kaitannya dengan Daud (2 Samuel 8:3), tetapi di sini menunjukkan luasnya cakupan perang Saul.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:47
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:47
✕ Sering dikira
Saul selalu menang karena ia hebat.
✓ Yang sebenarnya
Penulis menekankan Allah yang memberi kemenangan; Saul hanya alat.
✕ Sering dikira
Daftar musuh ini lengkap dan berurutan.
✓ Yang sebenarnya
Ini ringkasan retrospektif, bukan kronologis.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 14:47
Kemenangan tidak datang dari kekuatan sendiri, tetapi dari Tuhan. Ketika kita mengandalkan Tuhan, Dia sanggup memberi kita kemenangan dalam setiap 'peperangan' yang kita hadapi, baik itu masalah keuangan, keluarga, atau pekerjaan.
Tuhan, ajari aku untuk mengandalkan-Mu dalam setiap tantangan. Terima kasih untuk kemenangan yang Kau berikan. Amin.