Saul Menjatuhkan Hukuman Mati
1 Samuel 14:44
Kemenangan yang Nyaris Berujung Tragis
“Saul berkata, “Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi, kamu harus dihukum mati, Yonatan.””1 Samuel 14:44 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Saul: "Beginilah kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu. Sesungguhnya, Yonatan, engkau harus mati."”1 Samuel 14:44 · TB
Terjemahan Baru
“Kata Saul kepadanya, "Semoga aku dihukum Allah jika engkau tidak dihukum mati, Yonatan!"”1 Samuel 14:44 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saul berkata, “Ya! Biarlah Allah menghukum aku, bahkan mencabut nyawaku, jika kamu tidak dihukum mati karena dosa itu!””1 Samuel 14:44 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul answered, God do so and more also: for thou shalt surely die, Jonathan.”1 Samuel 14:44 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 14:44?
Saul bersumpah bahwa Yonatan harus mati, mengutuk dirinya sendiri jika tidak melakukannya. Ia menegaskan bahwa Yonatan harus dihukum mati, meskipun itu anaknya sendiri. Ini menunjukkan betapa seriusnya Saul memegang sumpahnya, tetapi juga kefanatikan yang membahayakan orang yang tidak bersalah.
Latar belakang
Saul Mengutuk Dirinya Sendiri
Saul bersumpah dengan nama TUHAN bahwa Yonatan harus mati, bahkan mengutuk dirinya sendiri jika tidak melakukan itu. Ini menunjukkan kefanatikan Saul pada sumpahnya, meskipun itu akan membunuh anaknya sendiri yang berjasa.
Di mana
Mikhmas
Di medan perang, di hadapan rakyat
Kapan
~1010 SM
Zaman Hakim-hakim dan Raja Saul
Yang berbicara
Saul
Raja Israel pertama, sedang marah dan kecewa.
Kepada
Yonatan
Putra mahkota, pahlawan perang, baru saja menang besar.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנַשׁ
anash · hukum
menghukum, mendenda
מוּת
mut · mati
mati, mengalami kematian
אֱלֹהִים
Elohim · Allah
Allah, Tuhan
Kata 'menghukum' menunjukkan bahwa Saul menganggap sumpahnya lebih penting daripada kasih. 'Mati' adalah konsekuensi yang tidak dapat dihindari. 'Allah' menjadi saksi sumpah, menunjukkan betapa seriusnya kata-kata Saul.
Tahukah kamu
Sumpah Saul
Sumpah Saul di sini sangat serius, karena dalam budaya Israel kuno, sumpah tidak bisa dibatalkan. Ini menempatkan Saul dalam dilema: setia pada sumpah atau menjaga anaknya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:44
Imamat 27:28-29
Sumpah tak bisa ditarik
“Tetapi segala yang telah dikhususkan, yang dikhususkan seseorang bagi TUHAN dari miliknya, baik manusia atau binatang, baik tanah miliknya, tidak dapat dijual atau ditebus; setiap orang yang telah dikhususkan itu haruslah dilenyapkan.”
Yohanes 19:10-11
Kuasa dan tanggung jawab
“Maka kata Pilatus kepada-Nya: 'Tidakkah Engkau mau bicara kepadaku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?' Yesus menjawab: 'Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas.'”
1 Samuel 14:45
Rakyat menentang Saul
“Tetapi rakyat berkata kepada Saul: 'Haruskah Yonatan mati, padahal ia yang telah mendapat kemenangan yang besar ini di Israel? Jauhlah yang demikian! Demi TUHAN yang hidup, tidak sehelai rampun dari kepalanya akan jatuh ke bumi, sebab dengan pertolongan Allah juga dilakukannya hal itu pada hari ini.' Maka rakyat melepaskan Yonatan, sehingga ia tidak mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:44
✕ Sering dikira
Saul benar-benar ingin membunuh Yonatan karena jahat.
✓ Yang sebenarnya
Saul mungkin merasa terikat oleh sumpahnya sendiri, tetapi keputusan ini sangat gegabah.
✕ Sering dikira
Allah menyetujui hukuman ini.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak mengatakan bahwa Allah menyetujui; bahkan rakyat menentangnya, menunjukkan ketidaksetujuan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 14:44
Keputusan yang diambil karena kemarahan atau kesombongan sering merugikan orang lain. Kita perlu berhati-hati dalam mengucapkan sumpah atau janji, dan lebih baik mengalah daripada memaksakan hal yang tidak adil.
Ya Tuhan, ajar aku untuk bijaksana dalam berkata-kata dan mengambil keputusan, agar tidak merugikan orang lain. Amin.