Kemenangan dan Kelelahan

1 Samuel 14:31

Kemenangan yang Mengejutkan

PerikopSaul Membuat Kesalahan yang Lain · 1 Samuel 14:24-46 →
“Mereka mengalahkan orang Filistin pada hari itu, dari Mikhmas sampai Ayalon. Rakyat pun sangat letih lesu.”

1 Samuel 14:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 14:31?

Ayat ini menceritakan kemenangan besar Israel atas Filistin pada hari itu, dari Mikhmas sampai Ayalon. Saul dan rakyatnya mengejar musuh, tetapi rakyat menjadi sangat letih karena Saul telah mengumpat mereka untuk tidak makan. Ini menunjukkan bahwa kemenangan terjadi, tetapi kelelahan juga dialami akibat keputusan yang kurang bijak dari Saul.

Latar belakang

Kemenangan besar, tetapi rakyat kelelahan

Orang Israel mengalahkan Filistin dari Mikhmas hingga Ayalon. Namun, karena Saul melarang makan, rakyat menjadi sangat letih dan lemah.

Di mana

Mikhmas-Ayalon

Dataran peperangan, siang hari

Kapan

~1010 SM

Masa Saul

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan Yonatan
Pelanggaran hukum darah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Narator kisah, mungkin seorang nabi/imam

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang merenungkan sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָיֵף

ayef · letih lesu

lelah, kehabisan tenaga

נָכָה

nakah · mengalahkan

memukul, menghajar

יוֹם

yom · hari itu

hari (siang)

Kata 'ayef' menunjukkan kelelahan fisik total, yang menjadi bahan bakar untuk keputusan impulsif berikutnya.

Tahukah kamu

Jarak yang jauh

Jarak dari Mikhmas ke Ayalon sekitar 30 kilometer, yang menunjukkan pengejaran yang panjang dan melelahkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:31

✕  Sering dikira

Kemenangan ini sepenuhnya karena Saul

✓  Yang sebenarnya

Inisiatif Yonatan dan pertolongan Tuhan yang membawa kemenangan

✕  Sering dikira

Kelelahan hanya soal fisik

✓  Yang sebenarnya

Menunjukkan kebodohan sumpah Saul yang membebani rakyat

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 14:31

Kita bisa meraih kemenangan, tetapi cara kita memimpin dan keputusan yang kita buat bisa membuat orang lain kelelahan. Bijaksanalah dalam setiap perintah, jangan sampai semangat kita membuat orang lain menderita.

Tuhan, ajari aku menjadi pemimpin yang bijak, yang memperhatikan kebutuhan orang lain, dan tidak membuat mereka letih karena keputusanku. Amin.