Ahia Imam di Silo

1 Samuel 14:3

Keberanian Yonatan dan Kemenangan Israel

Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod saat itu. Namun, rakyat tidak mengetahui bahwa Yonatan sudah pergi.

1 Samuel 14:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 14:3?

Ahia, imam yang memakai efod, ada bersama Saul, tetapi rakyat tidak tahu bahwa Yonatan telah pergi. Ini menunjukkan bahwa keputusan Yonatan bersifat rahasia, dan bahkan pemimpin rohani tidak mengetahuinya.

Latar belakang

Kehadiran Imam

Ahia, keturunan Eli, hadir sebagai imam dengan efod. Para prajurit tidak tahu Yonatan telah pergi, menunjukkan Yonatan bertindak sendiri tanpa sepengetahuan resmi.

Di mana

Gibea

Di dekat Saul, di bawah pohon delima

Kapan

~1010 SM

Masa Saul menjadi raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Imam Eli wafat
Kemenangan atas Filistin
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Narator kitab sejarah Israel, ~1000 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang mengenal sejarah bangsa mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֹּהֵן

kohen · imam

imam, pelayan Tuhan

נָשָׂא

nasa · memakai

mengangkat, mengenakan

יָדַע

yada · mengetahui

mengenal, menyadari

'Kohen' adalah perantara antara Tuhan dan umat, tetapi kehadirannya tidak digunakan secara maksimal. 'Yada' menunjukkan ketidaktahuan rakyat, menyoroti komunikasi yang kurang antara Saul dan Yonatan.

Tahukah kamu

Efod

Efod adalah pakaian khusus imam yang digunakan untuk menanyakan petunjuk Tuhan, mungkin berisi Urim dan Tumim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:3

✕  Sering dikira

Ahia adalah imam yang tidak berguna karena tidak mencegah Yonatan.

✓  Yang sebenarnya

Ahia hadir untuk kepentingan Saul, bukan untuk mengawasi Yonatan.

✕  Sering dikira

Efod adalah jimat keberuntungan.

✓  Yang sebenarnya

Efod adalah alat yang ditetapkan Tuhan untuk mencari kehendak-Nya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 14:3

Terkadang Tuhan memimpin kita melakukan hal-hal yang tidak dipahami orang lain, bahkan pemimpin rohani. Yang penting adalah kita yakin akan pimpinan Tuhan dan bertindak dengan iman.

Tuhan, berikan aku keyakinan untuk mengikuti bimbingan-Mu meski orang lain tidak tahu atau tidak mengerti. Amin.