Saul di Gibea

1 Samuel 14:2

Keberanian Yonatan dan Kemenangan Israel

Saul berdiam di ujung Gibea di bawah pohon delima di Migron. Rakyat yang menyertainya kira-kira enam ratus orang.

1 Samuel 14:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 14:2?

Sementara itu, Saul berada di Gibea di bawah pohon delima di Migron dengan sekitar enam ratus orang. Ini menunjukkan posisi Saul yang menunggu, mungkin tanpa strategi, sementara anaknya mengambil inisiatif.

Latar belakang

Saul Menunggu

Saul berdiam di pinggir Gibea, di bawah pohon delima, dengan sekitar enam ratus orang. Ini menunjukkan pasukan Israel kecil dan Saul tampak pasif dibandingkan Yonatan.

Di mana

Gibea

Di bawah pohon delima di Migron

Kapan

~1010 SM

Masa Saul menjadi raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pasukan Filistin berkumpul
Kemenangan atas Filistin
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Narator kitab sejarah Israel, ~1000 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang mengenal sejarah bangsa mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יוֹשֵׁב

yoshev · berdiam

duduk, tinggal, berdiam

קָצֶה

katseh · ujung

tepi, ujung

עָם

am · rakyat

umat, orang-orang

'Yoshev' menunjukkan Saul duduk/diam, kontras dengan Yonatan yang bergerak. 'Am' adalah umat, menekankan hubungan mereka dengan raja, tetapi Saul tampak kurang memimpin.

Tahukah kamu

Pohon Delima

Pohon delima sering menjadi simbol berkat dan kemakmuran di Israel, tetapi di sini hanya tempat berlindung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:2

✕  Sering dikira

Saul penakut dan tidak mau berperang.

✓  Yang sebenarnya

Saul mungkin menunggu petunjuk Tuhan, tetapi tetap bertanggung jawab atas tentara.

✕  Sering dikira

Pohon delima adalah tempat ibadah.

✓  Yang sebenarnya

Pohon itu hanya lokasi fisik, tidak terkait ritual.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 14:2

Saat orang lain sibuk bertindak, kita mungkin cenderung hanya menunggu. Namun, Tuhan memanggil kita untuk terlibat aktif dalam rencana-Nya, bukan hanya menjadi penonton.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari sikap pasif yang tidak peka terhadap panggilan-Mu untuk bertindak. Amin.