Pohon Kurma Debora

Hakim-hakim 4:5

Debora, Nabiah yang Memimpin

PerikopHakim Debora · Hakim-hakim 4:1-24 →
“Dia biasa duduk di bawah pohon kurma Debora antara Rama dan Betel di Pegunungan Efraim, dan orang-orang Israel mendatanginya untuk berhakim.”

Hakim-hakim 4:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 4:5?

Debora menjalankan perannya sebagai hakim di bawah pohon kurma, tempat orang Israel datang untuk mendapatkan keadilan. Ini menunjukkan bahwa pemimpin yang bijaksana perlu hadir dan mudah diakses oleh mereka yang membutuhkan keputusan yang adil.

Latar belakang

Pengadilan di Bawah Pohon Kurma

Debora mengadakan sidang di bawah pohon kurma yang dinamai menurut namanya. Orang Israel datang kepadanya untuk meminta keputusan atau penyelesaian sengketa.

Di mana

Antara Rama dan Betel, Pegunungan Efraim

Bawah pohon kurma, tempat terbuka

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penindasan oleh Yabin
Panggilan Barak
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Hakim-hakim

Penulis kitab sejarah Israel, mencatat karya Tuhan

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang perlu mengingat karya Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תָּמָר

tamar · pohon kurma

pohon palem, simbol keadilan dan kemenangan

יָשַׁב

yashav · duduk

tinggal, menetap, atau menduduki posisi

מִשְׁפָּט

mishpat · berhakim

keputusan hukum atau keadilan

Kata 'duduk' juga bisa berarti 'menduduki kursi pengadilan'; jadi Debora resmi bertindak sebagai hakim.

Tahukah kamu

Pohon Kurma yang Ramai

Pohon kurma bisa tumbuh tinggi dan rindang, jadi tempat yang nyaman untuk berkumpul banyak orang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 4:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 4:5

✕  Sering dikira

Pohon kurma itu milik Debora, jadi tanahnya pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah pohon yang terkenal di tempat umum, bukan milik pribadi.

✕  Sering dikira

Israel datang untuk ibadah atau nubuat, bukan untuk urusan hukum.

✓  Yang sebenarnya

Teksnya jelas: orang datang 'berhakim'—mendapat keputusan hukum.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 4:5

Kita dipanggil untuk menjadi orang yang bijaksana dan adil dalam lingkungan kita. Seperti Debora, mari kita siap meluangkan waktu untuk mendengar dan membantu orang lain menemukan jalan keluar dari masalah mereka.

Ya Tuhan, berikanlah aku hikmat dan keadilan dalam setiap keputusan yang kuambil, serta hati yang mau mendengar dan membantu sesama. Amin.