Pertanyaan Samuel kepada Saul
1 Samuel 13:11
Ketidaktaatan Saul yang Membawa Konsekuensi
PerikopSaul Menyusahkan Israel · 1 Samuel 13:1-15 →“Samuel bertanya, “Apa yang telah kaulakukan?” Saul berkata, “Ketika aku melihat rakyat tercerai-berai meninggalkanku sementara engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, dan orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,”1 Samuel 13:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?" Jawab Saul: "Karena aku melihat rakyat itu berserak- serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,”1 Samuel 13:11 · TB
Terjemahan Baru
“tetapi Samuel bertanya, "Apa yang telah Baginda lakukan?" Jawab Saul, "Aku melihat bahwa rakyat mulai meninggalkan aku, sedangkan Bapak tidak datang pada waktu yang Bapak tentukan. Lagipula, orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas.”1 Samuel 13:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Samuel berkata, “Apa yang sudah kamu lakukan?!” Saul menjawab, “Saya melihat para tentara mulai meninggalkan saya, dan Bapak tidak datang sesuai dengan waktu yang Bapak tentukan. Lagipula tentara Filistin sudah berkumpul di Mikmas.”1 Samuel 13:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Samuel said, What hast thou done? And Saul said, Because I saw that the people were scattered from me, and that thou camest not within the days appointed, and that the Philistines gathered themselves together at Michmash;”1 Samuel 13:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 13:11?
Saul menjelaskan alasannya: rakyat tercerai-berai, Samuel tidak datang, dan Filistin sudah berkumpul. Ia merasa terdesak, sehingga berpikir harus mempersembahkan kurban untuk memohon belas kasihan Tuhan.
Latar belakang
Apa yang Telah Kaulakukan?
Samuel bertanya langsung kepada Saul tentang tindakannya yang mempersembahkan kurban tanpa menunggu dia. Saul menjawab dengan menjelaskan alasan-alasannya: rakyat tercerai-berai, Samuel tidak datang tepat waktu, dan orang Filistin sudah berkumpul.
Di mana
Gilgal
Di tempat perkumpulan, di hadapan rakyat yang tersisa
Kapan
~1020 SM
Zaman Hakim-hakim / Awal Kerajaan
Yang berbicara
Samuel
Nabi dan hakim terakhir Israel, yang diurapi Tuhan
Kepada
Saul
Raja pertama Israel, yang sedang dalam tekanan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָם
am · rakyat
Rakyat atau bangsa; dalam konteks ini, tentara atau pengikut Saul.
נָפוֹץ
nafots · tercerai-berai
Tersebar, tercerai-berai; menggambarkan keadaan kacau atau bubar.
אָסַף
asaf · mengumpulkan diri
Berkumpul, menghimpun; menunjukkan konsentrasi pasukan musuh.
Ketiga kata ini menggambarkan tekanan yang dialami Saul: rakyatnya tercerai (nafots), sementara musuh berkumpul (asaf). Saul merasa terpojok, sehingga ia mengambil keputusan yang melanggar perintah Tuhan.
Tahukah kamu
Arti Nama Samuel
Nama Samuel berarti 'Tuhan mendengar' atau 'Nama Tuhan' (dari 'Shemu'el'), yang cocok dengan perannya sebagai nabi yang menyampaikan firman Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 13:11
1 Samuel 13:5
Musuh berkumpul
“Orang-orang Filistin berkumpul untuk berperang melawan orang Israel.”
Yesaya 7:2
Raja gemetar
“Ketika diberitahukan kepada keluarga Daud, 'Aram telah berkemah di Efraim,' maka hati raja dan hati rakyat gemetar seperti pohon-pohon hutan bergoyang ditiup angin.”
Mazmur 42:5
Jiwa gelisah
“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 13:11
✕ Sering dikira
Saul hanya mencari alasan; ia tidak punya alasan yang sah.
✓ Yang sebenarnya
Tekanan memang nyata: rakyat bubar dan musuh mengancam, tetapi tetap tidak membenarkan ketidaktaatan.
✕ Sering dikira
Samuel tidak peduli dengan kesulitan Saul.
✓ Yang sebenarnya
Samuel menegur karena ia peduli pada ketaatan yang lebih utama daripada kurban.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 13:11
Saat situasi mendesak, kita sering membenarkan tindakan kompromi dengan alasan keadaan. Namun, alasan yang baik tidak membenarkan ketidaktaatan. Tuhan ingin kita percaya penuh pada-Nya, bukan pada strategi sendiri.
Ya Tuhan, jangan biarkan aku mencari alasan untuk tidak taat. Buat aku berani mempercayai rencana-Mu, meski aku tidak melihat jalan keluar. Amin.