Tahun-tahun penuh luka di Silo
1 Samuel 1:7
Hana yang getir dan nazar yang lahir
PerikopPenina Menyakiti Hati Hana · 1 Samuel 1:6-8 →“Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun. Setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, Penina menyakiti hatinya sehingga dia menangis dan tidak mau makan.”1 Samuel 1:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun; setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, Penina menyakiti hati Hana, sehingga ia menangis dan tidak mau makan.”1 Samuel 1:7 · TB
Terjemahan Baru
“Hal itu terjadi dari tahun ke tahun; kalau mereka pergi ke Rumah TUHAN, selalu Hana disakiti hatinya oleh Penina. Seringkali Hana menangis dan tidak mau makan karena ia dihina.”1 Samuel 1:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari tahun ke tahun ketika keluarga Elkana berada di kemah TUHAN, Penina selalu menyakiti hati Hana, sehingga Hana menangis dan tidak mau makan.”1 Samuel 1:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And as he did so year by year, when she went up to the house of the LORD, so she provoked her; therefore she wept, and did not eat.”1 Samuel 1:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 1:7?
Ayat ini menunjukkan penderitaan Hana yang berulang setiap tahun. Penina, madunya, terus menyakiti hatinya karena Hana mandul. Situasi ini menggambarkan kesedihan mendalam yang dialami Hana, yang diperparah oleh ejekan dari orang terdekat.
Latar belakang
Sakit hati yang berulang
Setiap tahun keluarga Elkana pergi ke Silo untuk beribadah. Di sana, saingan Hana, Penina, terus menyakiti hatinya karena Hana mandul. Perlakuan ini membuat Hana menangis dan tidak mau makan.
Di mana
Silo
Di rumah TUHAN di Silo, tempat ibadah tahunan
Kapan
~1100 SM
Masa Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Narator kuno yang menjalin kisah Israel
Kepada
Umat Israel generasi kemudian
Pembaca yang mengenal perjalanan bangsa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּעַס
ka'as · menyakiti
membangkitkan amarah atau kesedihan, membuat hati panas
רָעַם
ra'am · jengkel
gemuruh, menggoncang, menjadi marah
בָּכָה
bakah · menangis
menangis dengan suara atau air mata, ratapan
Pengulangan kata kerja ini menunjukkan siksaan emosional yang intens dan berkelanjutan, bukan sekadar perasaan sesaat. Hana mengalami penderitaan yang nyata dan berulang, bukan hanya kesedihan pasif.
Tahukah kamu
Rumah TUHAN di Silo
Kemah Suci, bukan Bait Allah yang permanen, berdiri di Silo hingga zaman Samuel. Ini tempat di mana tabut perjanjian disimpan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:7
Kejadian 16:4-6
Konflik madu
“Sarai memperlakukan Hagar dengan keras, dan Hagar lari.”
Amsal 15:13
Efek emosi pada fisik
“Hati yang gembira membuat muka berseri, tetapi patah semangat mematahkan tulang.”
1 Petrus 5:7
Cara mengatasi luka
“Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:7
✕ Sering dikira
Menganggap Penina jahat total dan Hana korban tanpa dosa.
✓ Yang sebenarnya
Kisah ini menunjukkan dinamika keluarga yang rumit; Hana punya rasa sakit, tapi Alkitab tidak menghakimi Penina secara eksplisit.
✕ Sering dikira
Berpikir kesedihan Hana hanya soal tidak punya anak.
✓ Yang sebenarnya
Selain mandul, ada tekanan sosial dan ejekan bertahun-tahun yang memperparah lukanya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 1:7
Kita mungkin mengalami sakit hati yang berulang dari orang lain, bahkan di tempat ibadah. Daripada menyimpan dendam, mari kita datang kepada Tuhan dengan kejujuran, seperti Hana yang akhirnya menuangkan isi hatinya kepada Tuhan.
Tuhan, ketika aku disakiti berulang kali, tolong aku untuk tetap datang kepada-Mu dan tidak membiarkan kepahitan menguasai hatiku. Amin.