Mempersembahkan Samuel

1 Samuel 1:25

Hana yang Setia dan Kelahiran Samuel

Mereka menyembelih sapi jantan itu, lalu membawa anak itu kepada Eli.

1 Samuel 1:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 1:25?

Elkana dan Hana mempersembahkan kurban sapi jantan sebagai bagian dari ibadah mereka, lalu membawa anaknya, Samuel, kepada imam Eli. Tindakan ini menegaskan bahwa Samuel dipersembahkan kepada Tuhan secara resmi di hadapan imam, menandai awal pelayanannya di rumah Tuhan.

Latar belakang

Kurban dan Penyerahan

Hana dan Elkana mempersembahkan korban syukur kepada Tuhan di Silo, sesuai nazar Hana. Setelah menyembelih sapi jantan, mereka membawa anak kecil Samuel kepada Imam Eli.

Di mana

Silo

Di Bait Suci, dekat tabut perjanjian

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Lahirnya Samuel
Samuel menjadi nabi
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis sejarah Israel, mencatat karya Allah

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Generasi yang ingin mengenal Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁחַט

shachat · menyembelih

Menyembelih hewan kurban secara ritual

בּוֹא

bo · membawa

Mengantar atau menghadapkan seseorang ke suatu tempat

נַעַר

na'ar · anak itu

Anak laki-laki, biasanya usia remaja atau lebih muda

Tiga kata ini menunjukkan bahwa penyerahan Samuel bukan sekadar seremonial; ada tindakan nyata: korban, membawa, dan mempersembahkan anak. Ibadah sejati melibatkan pengorbanan dan tindakan.

Tahukah kamu

Sapi Betina Berumur Tiga Tahun

Korban ini adalah korban besar, menunjukkan keseriusan nazar Hana. Tiga tahun mungkin melambangkan penggenapan yang sempurna.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:25

✕  Sering dikira

Kurban ini hanya formalitas biasa.

✓  Yang sebenarnya

Kurban ini adalah penggenapan nazar, tanda kesungguhan dan ucapan syukur.

✕  Sering dikira

Elkana ikut menyembelih, bukan Hana.

✓  Yang sebenarnya

Hana yang membawa dan mempersembahkan, sesuai perannya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 1:25

Ketika kita membawa anak atau hal yang berharga kepada Tuhan, kita mengakui bahwa semuanya adalah milik-Nya. Mari kita persembahkan yang terbaik dari hidup kita kepada-Nya dengan sukacita, bukan sekadar rutinitas.

Tuhan, terima kasih karena Engkau menerima persembahan kami; tolong kami untuk memberikan yang terbaik bagi-Mu dengan hati yang penuh syukur. Amin.