Ahab Merendahkan Diri
1 Raja-raja 21:27
Kebun Anggur Nabot dan Konsekuensinya
PerikopKebun Anggur Nabot · 1 Raja-raja 21:1-29 →“Saat Ahab mendengar perkataan itu, dia mengoyakkan pakaiannya dan mengenakan kain kabung pada tubuhnya serta berpuasa, lalu dia berbaring dengan kain kabung dan berjalan perlahan.”1 Raja-raja 21:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban.”1 Raja-raja 21:27 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Elia selesai berbicara, Ahab menyobek pakaiannya dan memakai kain karung sebagai tanda penyesalan, lalu berpuasa. Pada waktu tidur pun ia memakai kain karung, dan kalau berjalan, mukanya murung terus.”1 Raja-raja 21:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(21:25)”1 Raja-raja 21:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, when Ahab heard those words, that he rent his clothes, and put sackcloth upon his flesh, and fasted, and lay in sackcloth, and went softly.”1 Raja-raja 21:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 21:27?
Ketika Ahab mendengar teguran keras dari Elia, ia merendahkan diri dengan mengoyakkan pakaian, memakai kain kabung, dan berpuasa. Tindakan ini menunjukkan pertobatan yang tulus, meskipun raja jahat, ia masih merespons firman Tuhan dengan penyesalan.
Latar belakang
Respons Ahab terhadap Firman
Ahab merespons teguran Elia dengan merendahkan diri: mengoyakkan pakaian, memakai kain kabung, berpuasa, dan berjalan pelan. Ini adalah tanda penyesalan lahiriah, meskipun tidak menunjukkan perubahan hati yang penuh.
Di mana
Samaria
Di istana kerajaan
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Saksi mata yang mencatat respons Ahab.
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang melihat contoh pertobatan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara · mengoyakkan pakaiannya
Merobek pakaian sebagai ekspresi dukacita atau penyesalan yang kuat.
שַׂק
saq · kain kabung
Kain kasar yang dikenakan sebagai tanda berkabung atau pertobatan.
צוּם
tsum · berpuasa
Tidak makan sebagai bentuk disiplin rohani atau penyesalan.
Ketiga tindakan ini (merobek pakaian, memakai kain kabung, berpuasa) adalah bahasa tubuh pertobatan yang kuat. Meskipun Ahab melakukannya, pertobatan sejati membutuhkan perubahan hati yang menyeluruh.
Tahukah kamu
Kain Kabung dan Puasa
Kain kabung terbuat dari bulu kambing kasar, dipakai sebagai tanda dukacita atau pertobatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 21:27
Yoel 2:13
Pertobatan hati
“Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, dan berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu.”
Yunus 3:5
Respons kota
“Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan memakai kain kabung.”
Matius 11:21
Tanda tobat
“Jika di Tirus dan Sidon terjadi mujizat-mujizat yang terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dalam kain kabung dan abu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 21:27
✕ Sering dikira
Ahab benar-benar bertobat dan diselamatkan.
✓ Yang sebenarnya
Ini penyesalan lahiriah; Tuhan menunda hukuman tetapi tidak membatalkannya.
✕ Sering dikira
Kita bisa menyenangkan Tuhan hanya dengan ritual luar.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menginginkan hati yang berubah, bukan sekadar upacara.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 21:27
Pertobatan sejati selalu diikuti oleh tindakan nyata. Jika kita menyadari kesalahan, jangan hanya berkata menyesal, tetapi ubahlah sikap dan perilaku yang menunjukkan penyesalan itu di hadapan Tuhan.
Tuhan, ajari aku untuk merendahkan diri dengan tulus ketika aku berbuat salah, dan berilah aku kekuatan untuk berubah. Amin.