Ahab Menjual Dirinya
1 Raja-raja 21:25
Kebun Anggur Nabot dan Konsekuensinya
PerikopKebun Anggur Nabot · 1 Raja-raja 21:1-29 →“Namun, tidak ada yang seperti Ahab, yang menjual dirinya untuk melakukan apa yang jahat di mata TUHAN karena Izebel, istrinya telah menghasutnya.”1 Raja-raja 21:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab yang memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya.”1 Raja-raja 21:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak pernah ada orang yang dengan tekad melakukan yang jahat pada pemandangan TUHAN seperti yang dilakukan oleh Ahab. Semua kejahatan itu dilakukannya atas dorongan Izebel, istrinya.”1 Raja-raja 21:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Ahab mendengar pesan itu, dia merobek pakaiannya dan memakai kain karung sebagai tanda penyesalan. Bahkan saat tidur pun dia tetap memakainya. Ahab berpuasa dan selalu menunjukkan sikap murung. Memang, tidak pernah ada orang yang kejahatannya setara dengan Ahab. Dia melakukan dosa dengan sadar dan sengaja karena hasutan Isebel. Kejahatannya yang paling menjijikkan adalah menyembah dewa-dewa dan melakukan cara ibadah seperti orang Amori, bangsa yang sudah disingkirkan TUHAN dari Kanaan ketika Israel memasuki negeri itu.”1 Raja-raja 21:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But there was none like unto Ahab, which did sell himself to work wickedness in the sight of the LORD, whom Jezebel his wife stirred up.”1 Raja-raja 21:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 21:25?
Ayat ini menegaskan bahwa Ahab adalah raja yang paling jahat di Israel karena pengaruh jahat istrinya, Izebel, yang mendorongnya untuk menyembah berhala dan melakukan kejahatan. Ini menunjukkan dampak buruk dari pengaruh negatif dan pentingnya memilih lingkungan yang mendukung kebaikan.
Latar belakang
Penilaian atas Kejahatan Ahab
Ayat ini memberikan penilaian dari penulis tentang Ahab, bahwa tidak ada yang seperti dia dalam melakukan kejahatan. Penyebabnya adalah hasutan Izebel, istrinya, yang membawanya ke dalam penyembahan berhala.
Di mana
Samaria
Konteks umum, mungkin di istana atau tempat penulisan
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Sejarawan yang mencatat kisah ini dengan perspektif ilahi.
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang membutuhkan peringatan tentang bahaya penyembahan berhala.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָכַר
makar · menjual
Menyerahkan diri sepenuhnya kepada sesuatu, seperti budak.
רַע
ra · jahat
Buruk, merusak, atau tidak bermoral.
סוּת
sut · menghasut
Membujuk atau mendorong seseorang untuk berbuat salah.
Kata 'menjual' menunjukkan komitmen total Ahab pada kejahatan, bukan sekadar kesalahan sesaat. Hasutan Izebel memperkuat kecenderungan ini.
Tahukah kamu
Raja yang Paling Jahat?
Penulis menegaskan Ahab sebagai raja paling jahat di Israel, tetapi konteksnya adalah karena pengaruh Izebel dan penyembahan Baal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 21:25
Roma 6:16
Hamba dosa
“Tidak tahukah kamu bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk menaatinya, kamu adalah hamba orang itu?”
1 Raja-raja 16:30
Kejahatan Ahab
“Ahab melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari semua pendahulunya.”
Galatia 5:1
Kebebasan sejati
“Supaya kita benar-benar merdeka, Kristus telah memerdekakan kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 21:25
✕ Sering dikira
Ahab tidak bertanggung jawab; Izebel yang salah.
✓ Yang sebenarnya
Ahab tetap bersalah karena ia setuju dengan rencana jahat itu.
✕ Sering dikira
Hanya Ahab yang jahat; kita tidak sejahat itu.
✓ Yang sebenarnya
Semua orang bisa jatuh dalam dosa jika tidak berhati-hati.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 21:25
Siapa yang paling berpengaruh dalam hidupmu? Pastikan mereka yang paling dekat denganmu mendorongmu untuk bertumbuh dalam kebaikan, bukan sebaliknya. Jangan biarkan pengaruh buruk membawamu pada keputusan yang salah.
Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk memilih pengaruh yang baik dan menjauhkan aku dari orang-orang yang menjerumuskankan. Amin.