Para Tua-tua Patuh pada Izebel
1 Raja-raja 21:11
Kebun Anggur Nabot
“Demikianlah orang-orang yang ada di kotanya, yaitu para tua-tua dan para pemuka yang tinggal di kotanya melakukan seperti yang Izebel utus kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat-surat yang dia kirimkan kepada mereka.”1 Raja-raja 21:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua dan pemuka-pemuka, yang diam di kotanya itu, melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat yang dikirimkannya kepada mereka.”1 Raja-raja 21:11 · TB
Terjemahan Baru
“Perintah Izebel itu dilaksanakan oleh para pemimpin dan tokoh-tokoh masyarakat Yizreel.”1 Raja-raja 21:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perintah Isebel dilakukan oleh para tua-tua dan pemimpin kota itu tepat seperti pesannya di dalam surat.”1 Raja-raja 21:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men of his city, even the elders and the nobles who were the inhabitants in his city, did as Jezebel had sent unto them, and as it was written in the letters which she had sent unto them.”1 Raja-raja 21:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 21:11?
Para tua-tua dan pemuka kota Nabot menuruti perintah dalam surat itu, yang ditulis atas nama Ahab. Mereka bertindak tanpa mempertanyakan kebenaran, bahkan ketika itu melibatkan hukuman mati. Kepatuhan buta mereka menyebabkan ketidakadilan terjadi.
Latar belakang
Ketaatan yang Salah
Para tua-tua dan pemuka kota Nabot menerima surat dari Izebel dan langsung melaksanakan perintahnya. Mereka mengikuti instruksi untuk mengumumkan puasa dan mempersiapkan pengadilan palsu terhadap Nabot.
Di mana
Yizreel
Di kota Yizreel, rumah para tua-tua dan pemuka
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terpecah (Israel Utara)
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Narator sejarah, mencatat peristiwa dalam terang firman TUHAN.
Kepada
Pembaca
Umat Tuhan yang membaca sejarah umat Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָשָׂה
'asah · melakukan
bertindak, melaksanakan, di sini berarti menuruti perintah.
זָקֵן
zaqen · tua-tua
pemimpin atau tetua yang seharusnya menjadi penegak hukum.
חֹרִים
chorim · pemuka
orang-orang bebas atau bangsawan yang memiliki status sosial tinggi.
Kata 'melakukan' ('asah) menunjukkan kepatuhan tanpa berpikir, sementara 'tua-tua' dan 'pemuka' menyoroti bahwa para pemimpin yang seharusnya adil justru menjadi alat kejahatan.
Tahukah kamu
Surat Resmi sebagai Alat Kejahatan
Di zaman kuno, surat dengan meterai raja memiliki otoritas yang sangat kuat. Izebel menyalahgunakan otoritas ini untuk memerintahkan pembunuhan melalui proses hukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 21:11
Keluaran 23:2
Jangan ikut kejahatan
“Janganlah engkau mengikuti orang banyak untuk berbuat jahat; dan dalam perkara janganlah engkau memberi kesaksian dengan menyimpang untuk mengikuti kebanyakan orang.”
Amsal 29:12
Pemimpin yang jahat
“Kalau seorang penguasa memperhatikan perkataan-perkataan dusta, maka semua pegawainya menjadi orang fasik.”
Yesaya 5:23
Memutarbalikkan keadilan
“yang menyatakan orang fasik benar karena suap, dan memutarbalikkan kebenaran orang benar.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 21:11
✕ Sering dikira
Para tua-tua tidak punya pilihan lain selain menuruti perintah raja.
✓ Yang sebenarnya
Mereka seharusnya menolak perintah yang bertentangan dengan hukum Tuhan, seperti yang dilakukan Nabot.
✕ Sering dikira
Puasa yang mereka umumkan adalah tanda bahwa mereka takut akan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Puasa itu hanyalah formalitas untuk membuat pengadilan palsu tampak religius, bukan ekspresi iman yang tulus.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 21:11
Terkadang kita tergoda untuk menuruti atasan atau mengikuti arus tanpa memeriksa kebenaran dan keadilan. Ketaatan buta dapat membuat kita terlibat dalam dosa. Penting untuk berani mempertanyakan dan memastikan bahwa keputusan kita selaras dengan nilai-nilai keadilan dan kebenaran.
Ya Allah, berikan aku kebijaksanaan untuk mengenali kebenaran dan keberanian untuk menolak panggilan untuk melakukan hal yang salah, bahkan jika itu berasal dari orang yang berkuasa. Amin.