Daud ingat kutukan Simei
1 Raja-raja 2:8
Wasiat Daud dan Awal Pemerintahan Salomo
PerikopRaja Daud Meninggal · 1 Raja-raja 2:1-11 →“Lihatlah, masih ada padamu Simei, anak Gera, orang Benyamin, dari Bahurim. Dia telah mengutukiku dengan kutukan yang kejam sewaktu aku pergi ke Mahanaim. Namun, ketika dia turun menemuiku di Sungai Yordan, aku telah bersumpah demi TUHAN, kataku, ‘Aku tidak akan membunuhmu dengan pedang.’”1 Raja-raja 2:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga masih ada padamu Simei bin Gera, orang Benyamin, dari Bahurim. Dialah yang mengutuki aku dengan kutuk yang kejam pada waktu aku pergi ke Mahanaim, tetapi kemudian ia datang menyongsong aku di sungai Yordan dan aku telah bersumpah kepadanya demi TUHAN: Takkan kubunuh engkau dengan pedang!”1 Raja-raja 2:8 · TB
Terjemahan Baru
“Mengenai Simei anak Gera dari kota Bahurim di wilayah Benyamin, ada pula pesanku kepadamu. Dalam perjalananku ke Mahanaim, Simei itu dahulu mengutuki aku dengan kejam. Tetapi kemudian, ketika ia datang menjemput aku di Sungai Yordan, aku bersumpah kepadanya demi TUHAN bahwa aku tidak akan membunuhnya.”1 Raja-raja 2:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ingatlah perbuatan yang dilakukan Simei anak Gera, orang Benyamin dari Bahurim. Pada hari aku melarikan diri ke Mahanaim, dia berulang-ulang mengumpati aku dengan sangat kejam. Tetapi kemudian dalam perjalanan kembali ke Yerusalem, sesudah rombongan besar membantu kami menyeberangi sungai Yordan, Simei datang menjemput aku, lalu aku bersumpah di hadapan TUHAN, ‘Saya tidak akan menghukum kamu mati.’”1 Raja-raja 2:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, thou hast with thee Shimei the son of Gera, a Benjamite of Bahurim, which cursed me with a grievous curse in the day when I went to Mahanaim: but he came down to meet me at Jordan, and I sware to him by the LORD, saying, I will not put thee to death with the sword.”1 Raja-raja 2:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 2:8?
Daud mengingatkan Salomo tentang Simei, yang telah mengutukinya saat ia melarikan diri. Meskipun Daud telah bersumpah untuk tidak membunuhnya, ia ingin Salomo menanganinya dengan bijaksana, menunjukkan bahwa ada konsekuensi atas tindakan jahat.
Latar belakang
Mengingat pengkhianatan Simei
Daud memperingatkan Salomo tentang Simei, orang Benyamin dari Bahurim, yang pernah mengutuk Daud dengan kejam saat Daud melarikan diri dari Absalom. Meskipun Daud bersumpah tidak akan membunuhnya saat itu, kini ia menyerahkan urusan ini kepada Salomo untuk ditindak dengan bijaksana.
Di mana
Yerusalem
Di kamar tidur Daud, saat-saat terakhir hidupnya
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel yang sudah tua, mendekati ajal
Kepada
Salomo
Putra Daud, calon raja Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קִלְלַנִי
qilelani · mengutukiku
Mengucapkan kata-kata kutukan atau penghinaan, bukan sekadar makian biasa.
מְרֵרָה
mererah · kutukan yang kejam
Kepahitan atau kerasnya kutukan, menunjukkan intensitas kebencian.
מַחֲנַיִם
Mahanaim · ke Mahanaim
Kota di seberang sungai Yordan, tempat Daud mengungsi.
Kata 'qilel' menunjukkan tindakan aktif mengutuk, dan 'mererah' menekankan betapa pahitnya kutukan itu, sehingga Daud tidak melupakannya meskipun ia telah bersumpah untuk tidak membunuh Simei.
Tahukah kamu
Kutukan di masa sulit
Simei mengutuk Daud sambil melempar batu dan tanah, sebuah penghinaan besar di zaman itu. Daud saat itu sedang dalam keadaan lemah, tetapi ia tidak membalas karena percaya Tuhan akan membalas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 2:8
2 Samuel 16:5-13
Peristiwa asli
“Simei mengutuk Daud sambil melempar batu dan berkata, 'Enyahlah, engkau penumpah darah!”
2 Samuel 19:18-23
Janji Daud
“Daud bersumpah kepada Simei untuk tidak membunuhnya, dan mengampuninya saat itu.”
1 Raja-raja 2:36-46
Akibat akhir
“Salomo akhirnya membunuh Simei karena melanggar janji tinggal di Yerusalem.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 2:8
✕ Sering dikira
Daud dendam dan memerintahkan Salomo untuk membunuh Simei tanpa alasan.
✓ Yang sebenarnya
Daud menyerahkan keputusan kepada Salomo untuk bertindak bijak, dan Salomo menunggu sampai Simei melanggar syarat.
✕ Sering dikira
Daud mengingkari sumpahnya untuk tidak membunuh Simei.
✓ Yang sebenarnya
Daud menahan diri saat itu, tetapi ia tidak mewajibkan Salomo untuk memaafkan selamanya; ia menyerahkan keadilan kepada generasi berikutnya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 2:8
Kita boleh mengampuni, tetapi kita juga harus bijaksana dalam mempercayai dan memberikan tanggung jawab kepada orang yang pernah berbuat salah.
Ya Bapa, berikan aku hikmat untuk memperlakukan setiap orang dengan adil dan bijaksana, tanpa melupakan keadilan. Amin.