Elia di Gua Horeb

1 Raja-raja 19:9

Elia Lari ke Gunung Horeb

PerikopElia di Gunung Horeb · 1 Raja-raja 19:1-18 →
“Di sana, dia masuk ke sebuah gua dan bermalam di sana. Kemudian, firman TUHAN turun kepadanya, firman-Nya, “Apakah yang kamu lakukan di sini, hai Elia?””

1 Raja-raja 19:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 19:9?

Elia tiba di gunung Horeb dan tinggal di sebuah gua. Di sana, firman TUHAN datang kepadanya dengan pertanyaan, 'Apakah yang kamu lakukan di sini, hai Elia?' Pertanyaan ini mengundang Elia untuk merenungkan kondisinya dan mengungkapkan isi hatinya.

Latar belakang

Elia Bermalam di Gua

Elia tiba di Horeb dan masuk ke sebuah gua untuk bermalam. Di sana, firman TUHAN datang kepadanya, menanyakan apa yang dia lakukan di tempat itu.

Di mana

Gunung Horeb (Sinai)

Di dalam sebuah gua

Kapan

~860 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjalanan 40 hari
Allah berbicara
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

penulis kitab Raja-raja, menceritakan sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca

umat Israel yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מְעָרָה

me'arah · gua

gua, ruang bawah tanah

דָּבָר

davar · firman

perkataan, firman

יְהוָה

YHWH · TUHAN

nama pribadi Allah

Kata 'me'arah' (gua) mencerminkan kondisi Elia yang bersembunyi, tetapi 'davar YHWH' (firman TUHAN) datang mencarinya, menunjukkan Allah tidak meninggalkannya.

Tahukah kamu

Gua sebagai tempat perlindungan

Gua sering menjadi tempat berlindung dalam Alkitab, misalnya Daud di Gua Adulam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 19:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 19:9

✕  Sering dikira

Elia bersembunyi karena ingin sendirian.

✓  Yang sebenarnya

Dia mungkin masih takut, tetapi Allah menemuinya di sana.

✕  Sering dikira

Gua itu gelap dan negatif.

✓  Yang sebenarnya

Justru di sana Allah berbicara, menjadi tempat perjumpaan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 19:9

Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang menusuk hati. Kadang Dia bertanya langsung kepada kita saat bersembunyi dalam gua keputusasaan, untuk membawa kita keluar dan melihat masalah dari perspektif-Nya.

Tuhan, aku tahu Engkau melihatku di tempat persembunyianku. Bicaralah padaku dan tarik aku keluar; aku mau jujur tentang perasaanku di hadapan-Mu. Amin.