1 Raja-raja 19:10
“Dia menjawab, “Aku sungguh-sungguh bertekun bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena keturunan Israel telah meninggalkan perjanjian-Mu. Mereka telah meruntuhkan mazbah-mazbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang, dan hanya aku yang masih ditinggalkan sendiri, dan mereka berusaha mencabut nyawaku.””1 Raja-raja 19:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawabnya: "Aku bekerja segiat- giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah- mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi- Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."”1 Raja-raja 19:10 · TB
Terjemahan Baru
“Elia menjawab, "Ya TUHAN, Allah Yang Mahakuasa, saya selalu bekerja hanya untuk Engkau sendiri. Tetapi umat Israel melanggar perjanjian mereka dengan Engkau. Mereka membongkar mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu. Hanya saya sendirilah yang tinggal, dan sekarang mereka mau membunuh saya!"”1 Raja-raja 19:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Elia, “Aku bekerja dengan sangat giat demi Engkau, ya TUHAN Panglima Semesta! Tetapi umat Israel sudah melanggar perjanjian dengan Engkau. Mereka merobohkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh para nabi-Mu. Tinggal aku sendiri yang masih hidup, dan sekarang mereka mau membunuhku.””1 Raja-raja 19:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, I have been very jealous for the LORD God of hosts: for the children of Israel have forsaken thy covenant, thrown down thine altars, and slain thy prophets with the sword; and I, even I only, am left; and they seek my life, to take it away.”1 Raja-raja 19:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 19:10?
Elia mengungkapkan kelelahan dan keputusasaannya: ia sudah berjuang untuk TUHAN, tapi Israel meninggalkan perjanjian, meruntuhkan mazbah, membunuh nabi, dan tinggal dia sendiri yang diancam. Ini menunjukkan betapa sendirian dan frustasinya dia, meski sebenarnya masih ada 7.000 orang lain.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 19:10
Saat kita merasa semua orang menentang kita dan tak ada yang peduli, kita perlu ingat bahwa Tuhan selalu punya umat yang tersisa. Jangan isolasi diri; carilah komunitas dan dukungan yang Tuhan sediakan.
Tuhan, saat aku merasa sendirian, ingatkan aku bahwa kasih-Mu tidak pernah meninggalkan aku dan bahwa ada banyak orang yang Kau kasihi di sekitarku. Amin.