Keberatan Obaja

1 Raja-raja 18:9

Elia di Gunung Karmel

PerikopElia Bertemu Obaja · 1 Raja-raja 18:1-15 →
“Namun, Obaja menjawab, “Apakah dosa yang telah kulakukan sehingga engkau hendak memberikan hambamu ini ke tangan Ahab supaya membunuhku?”

1 Raja-raja 18:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 18:9?

Obaja keberatan karena dia takut Ahab akan membunuhnya. Dia merasa Elia tidak adil dengan memintanya melakukan tugas yang berbahaya, seperti menyerahkan dirinya ke tangan Ahab. Obaja menganggap perintah Elia sebagai hukuman atas dosa yang tidak dia lakukan.

Latar belakang

Obaja Takut Dibunuh

Obaja menolak perintah Elia karena khawatir jika Elia menghilang setelah ia pergi, Ahab akan membunuhnya. Ia mempertanyakan dosa apa yang telah ia lakukan sehingga Elia mau menyerahkannya pada bahaya.

Di mana

Samaria

Di jalan, saat percakapan

Kapan

~860 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekeringan tiga tahun
Kontes di Karmel
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Obaja

Kepala istana yang takut akan Tuhan

E

Kepada

Elia

Nabi Tuhan yang tegas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵטְא

chet · dosa

kesalahan, pelanggaran terhadap hukum Allah

עֶבֶד

eved · hambamu

hamba, pelayan, atau budak

מוּת

mut · membunuh

mati, membunuh, atau menyebabkan kematian

Obaja menggunakan kata 'chet' untuk menunjukkan bahwa ia merasa tidak bersalah, 'eved' untuk menegaskan posisinya sebagai hamba, dan 'mut' untuk menggambarkan ancaman kematian yang nyata. Ini menunjukkan dilema antara kesetiaan kepada nabi dan keselamatan diri.

Tahukah kamu

Rasa Takut yang Manusiawi

Obaja yang berani menyembunyikan nabi-nabi ini ternyata juga takut, menunjukkan bahwa keberanian bukan berarti tanpa rasa takut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 18:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 18:9

✕  Sering dikira

Obaja menuduh Elia berbuat dosa.

✓  Yang sebenarnya

Obaja mempertanyakan apakah ia sendiri berdosa sehingga dihukum.

✕  Sering dikira

Obaja tidak taat kepada Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Obaja hanya takut, tetapi akhirnya tetap pergi setelah diyakinkan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 18:9

Ketakutan sering membuat kita mempertanyakan perintah Tuhan. Obaja jujur tentang kekhawatirannya. Kita pun bisa membawa ketakutan kita kepada Tuhan dan hamba-hamba-Nya. Namun, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah memimpin kita ke dalam bahaya tanpa menyertai kita.

Tuhan, saat aku takut, ingatkan aku bahwa Engkau selalu menyertai orang-orang yang percaya kepada-Mu. Amin.