Tuhan Mengingatkan Asal-usul Baesa
1 Raja-raja 16:2
Kisah Para Raja Israel yang Tidak Setia
““Karena Aku yang telah meninggikan kamu dari debu dan mengangkatmu sebagai pemimpin atas umat-Ku Israel, tetapi kamu hidup di jalan Yerobeam dan menyebabkan umat-Ku Israel berdosa sehingga membangkitkan murka-Ku dengan dosa-dosa mereka,”1 Raja-raja 16:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Oleh karena engkau telah Kutinggikan dari debu dan Kuangkat menjadi raja atas umat-Ku Israel, tetapi engkau telah hidup seperti Yerobeam dan telah menyuruh umat-Ku Israel berdosa, sehingga mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan dosa mereka,”1 Raja-raja 16:2 · TB
Terjemahan Baru
“'Dahulu engkau bukan apa-apa, tetapi engkau sudah Kuangkat menjadi pemimpin atas umat-Ku Israel. Sekarang kau berdosa seperti Yerobeam dan menyebabkan umat-Ku Israel berdosa, sehingga membangkitkan kemarahan-Ku.”1 Raja-raja 16:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Dahulu kamu bukan siapa-siapa, tetapi Aku mengangkatmu menjadi pemimpin umat-Ku, Israel. Namun, kamu mengikuti dosa Yerobeam sehingga membuat umat-Ku ikut berdosa dan membangkitkan amarah-Ku.”1 Raja-raja 16:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Forasmuch as I exalted thee out of the dust, and made thee prince over my people Israel; and thou hast walked in the way of Jeroboam, and hast made my people Israel to sin, to provoke me to anger with their sins;”1 Raja-raja 16:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 16:2?
Tuhan mengingatkan Baesa bahwa Dia telah mengangkatnya dari debu menjadi pemimpin Israel, tetapi Baesa mengikuti cara-cara Yerobeam yang berdosa dan menyebabkan orang Israel berdosa, membangkitkan murka Tuhan.
Latar belakang
Tuhan Mengingatkan Asal-usul Baesa
Tuhan mengingatkan Baesa bahwa Dialah yang mengangkatnya dari debu dan menjadikannya pemimpin atas umat-Nya. Namun, Baesa malah mengikuti jalan Yerobeam yang berdosa dan menyebabkan Israel berdosa, sehingga murka Tuhan berkobar.
Di mana
Tirza
Istana raja di Tirza, ibu kota kerajaan utara
Kapan
~900 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Tuhan
Allah yang berdaulat atas sejarah dan pemimpin.
Kepada
Baesa
Raja Israel yang naik takhta dengan membunuh raja sebelumnya, tetapi hidup dalam dosa.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּם
rum · meninggikan
Mengangkat ke posisi tinggi, menekankan inisiatif Tuhan dalam menempatkan seseorang.
עָפָר
afar · debu
Tanah atau abu, simbol kerendahan dan keterbatasan manusia.
נָתַן
natan · mengangkatmu
Memberi atau menetapkan, menunjukkan tindakan pemberian otoritas oleh Tuhan.
Tuhan yang meninggikan dan menetapkan, tetapi manusia sering merespons dengan ketidaksetiaan, seperti Baesa yang melupakan asal-usulnya.
Tahukah kamu
Dari Debu Menjadi Raja
Frasa 'dari debu' adalah gambaran bahwa Baesa tidak berasal dari keluarga kerajaan; ia adalah perwira yang merebut takhta, tetapi Tuhan mengizinkannya untuk sementara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 16:2
Ulangan 28:13
pola pengangkatan
“TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor”
1 Raja-raja 14:8
Tuhan memberi takhta
“Aku telah mengoyakkan kerajaan dari keluarga Daud dan memberikannya kepadamu”
Mazmur 75:7
Tuhan yang meninggikan
“tetapi Allah adalah hakim: direndahkan-Nya yang satu, ditinggikan-Nya yang lain”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 16:2
✕ Sering dikira
Mengira 'dari debu' berarti Baesa miskin atau tidak penting secara sosial, padahal yang ditekankan adalah bahwa ia bukan keturunan raja.
✓ Yang sebenarnya
'Dari debu' menekankan bahwa Tuhan yang mengangkatnya dari tidak ada menjadi raja.
✕ Sering dikira
Mengira 'membangkitkan murka-Ku' berarti Tuhan mudah marah, padahal konteksnya adalah penghakiman yang adil atas dosa yang terus-menerus.
✓ Yang sebenarnya
Murka Tuhan adalah respons atas dosa yang disengaja dan berulang, bukan ledakan emosi.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 16:2
Kita mungkin menerima posisi atau berkat dari Tuhan, tetapi jangan sampai kita menyalahgunakannya untuk kepentingan diri sendiri atau menyesatkan orang lain. Tanggung jawab besar datang dengan konsekuensi.
Tuhan, ampuni aku jika selama ini aku menyalahgunakan posisi yang Engkau berikan. Tolong aku memimpin dengan hikmat-Mu. Amin.