Nabi tua menegaskan nubuat
1 Raja-raja 13:32
Nabi yang Tidak Patuh dan Akibatnya
“Sebab, perkataan yang dia serukan atas perintah TUHAN terhadap mazbah yang ada di Betel dan terhadap seluruh kuil di bukit-bukit pengurbanan yang ada di kota-kota Samaria pasti akan terjadi.””1 Raja-raja 13:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab perkataan yang atas perintah TUHAN telah diserukannya terhadap mezbah yang di Betel itu dan terhadap segala kuil di bukit-bukit pengorbanan yang di kota-kota Samaria akan betul-betul terjadi."”1 Raja-raja 13:32 · TB
Terjemahan Baru
“Apa yang telah diucapkannya atas perintah TUHAN terhadap mezbah di Betel itu dan terhadap semua tempat ibadat di kota-kota Samaria pasti akan terjadi."”1 Raja-raja 13:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua yang diucapkan nabi ini berdasarkan perintah TUHAN tentang mezbah di Betel dan semua tempat pemujaan di bukit wilayah Samaria pasti akan terjadi.””1 Raja-raja 13:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For the saying which he cried by the word of the LORD against the altar in Bethel, and against all the houses of the high places which are in the cities of Samaria, shall surely come to pass.”1 Raja-raja 13:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 13:32?
Nabi tua itu menegaskan bahwa semua yang dikatakan abdi Allah tentang mazbah di Betel dan kuil-kuil di Samaria pasti akan terjadi. Ini adalah pengakuan bahwa meskipun abdi Allah tidak taat, pesan yang ia sampaikan tetap berasal dari Tuhan dan akan digenapi, menegaskan otoritas firman Tuhan yang tidak tergantung pada kesempurnaan pembawanya.
Latar belakang
Nubuat Pasti Terjadi
Nabi tua mengungkapkan bahwa perkataan yang disampaikan abdi Allah tentang mazbah di Betel dan tempat-tempat ibadah lainnya pasti akan digenapi. Ini menunjukkan bahwa nabi tua yakin akan kebenaran firman yang disampaikan meskipun ia sendiri telah berdusta.
Di mana
Betel
Setelah penguburan, di dekat kuburan
Kapan
~930 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Nabi tua dari Betel
Nabi tua yang sama, yang menegaskan kebenaran firman
Kepada
Anak-anaknya
Anak-anak lelaki yang mendengarkan pesan ayahnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבָר
davar · perkataan
kata, firman, perkara
קָרָא
qara · firmankan
memanggil, berseru, memberitakan
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
tempat pembakaran korban, altar
Ketiga kata ini menekankan bahwa firman Tuhan yang disampaikan oleh abdi Allah bukan sekadar kata manusia, melainkan panggilan ilahi yang berkaitan dengan altar penyembahan.
Tahukah kamu
Samaria yang Disebut
Nabi tua menyebut 'kota-kota Samaria' padahal Samaria sebagai kota baru didirikan kemudian oleh Omri; ini bisa menjadi prolepsis atau istilah umum untuk wilayah utara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 13:32
1 Raja-raja 13:2
Nubuat awal
“Hai mazbah! Hai mazbah! Beginilah TUHAN berfirman, 'Sesungguhnya, anak laki-laki akan dilahirkan untuk keluarga Daud, namanya Yosia...'”
2 Raja-raja 23:15-16
Penggenapan nubuat
“Kemudian Yosia merobohkan mezbah yang ada di Betel itu, yaitu tempat pengurbanan yang dibuat oleh Yerobeam bin Nebat, yang menyebabkan orang Israel berdosa; juga mezbah itu dan bukit pengurbanannya dibakarnya dan ditumbuknya halus-halus, dan dibakarnya tiang-tiang berhala.”
Ulangan 18:22
Kriteria nabi
“apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan berani nabi itu telah mengatakannya, janganlah kamu takut kepadanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 13:32
✕ Sering dikira
Perkataan ini hanya berlaku untuk mazbah di Betel, bukan untuk tempat lain.
✓ Yang sebenarnya
Nabi tua menyebut 'seluruh kuil di bukit-bukit pengurbanan yang ada di kota-kota Samaria', mencakup banyak tempat.
✕ Sering dikira
Nabi tua menganggap nubuat itu akan segera terjadi.
✓ Yang sebenarnya
Ia tidak menyebut kapan, hanya bahwa itu pasti terjadi.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 13:32
Firman Tuhan tetap berlaku meskipun disampaikan oleh orang yang tidak sempurna. Kita perlu membedakan antara pesan dan pembawa pesan, dan tetap taat pada kebenaran yang kita dengar meskipun sumbernya mungkin cacat.
Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap teguh meskipun aku sering gagal. Tolong aku untuk taat pada kebenaran-Mu, dan jangan biarkan kekuranganku menghalangi orang lain melihat kuasa-Mu. Amin.