Nubuat Penghakiman
1 Raja-raja 13:2
Abdi Allah dan Nabi Tua
PerikopAllah Berbicara Melawan Betel · 1 Raja-raja 13:1-34 →“Dia berseru terhadap mazbah itu atas perintah TUHAN, katanya, “Hai mazbah! Hai mazbah! Beginilah TUHAN berfirman, ‘Sesungguhnya, anak laki-laki akan dilahirkan untuk keluarga Daud, namanya Yosia dan dia akan mengurbankan di atasmu para imam di bukit-bukit pengurbanan yang membakar dupa di atasmu, serta tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu.’””1 Raja-raja 13:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu atas perintah TUHAN berserulah orang itu terhadap mezbah itu, katanya: "Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya seorang anak akan lahir pada keluarga Daud, Yosia namanya; ia akan menyembelih di atasmu imam-imam bukit pengorbanan yang membakar korban di atasmu, juga tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu."”1 Raja-raja 13:2 · TB
Terjemahan Baru
“Atas perintah TUHAN berserulah nabi itu kepada mezbah itu, "Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah kata TUHAN, 'Seorang anak yang akan dinamakan Yosia akan lahir di dalam keluarga Daud. Di atasmu, hai mezbah, ia akan membunuh imam-imam yang bertugas di tempat-tempat ibadat kepada dewa, dan yang telah pula mempersembahkan kurban di atasmu. Dan di atasmu juga ia akan membakar tulang-tulang manusia.'"”1 Raja-raja 13:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nabi itu menyerukan pesan TUHAN mengenai mezbah tersebut, katanya, “Beginilah kata TUHAN terhadap mezbah ini, ‘Suatu hari nanti akan lahir seorang keturunan Daud bernama Yosia. Ketika dia menjadi raja, dia akan membunuh dan membakar imam-imam yang mempersembahkan kurban di sini. Bahkan tulang-tulang dari mayat mereka akan dibakar sampai habis di atas mezbah sehingga mezbah ini menjadi najis.’””1 Raja-raja 13:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he cried against the altar in the word of the LORD, and said, O altar, altar, thus saith the LORD; Behold, a child shall be born unto the house of David, Josiah by name; and upon thee shall he offer the priests of the high places that burn incense upon thee, and men’s bones shall be burnt upon thee.”1 Raja-raja 13:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 13:2?
Abdi Allah bernubuat tentang seorang raja bernama Yosia yang akan datang dari keturunan Daud dan menghancurkan mezbah-mezbah penyembahan berhala, termasuk mezbah yang didirikan Yerobeam. Nubuat ini menunjukkan bahwa Tuhan berkuasa atas sejarah dan akan menghakimi segala bentuk penyembahan yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya.
Latar belakang
Firman TUHAN Terhadap Mazbah
Abdi Allah berseru langsung kepada mazbah, menubuatkan bahwa seorang anak dari keluarga Daud bernama Yosia akan mengurbankan para imam bukit pengurbanan di atas mazbah itu dan membakar tulang-tulang manusia di sana. Ini adalah penghakiman yang keras terhadap penyembahan berhala yang dilegalkan oleh Yerobeam.
Di mana
Betel
Di depan mazbah yang baru dibuat
Kapan
~930 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Abdi Allah dari Yehuda
Hamba TUHAN yang setia, tak dikenal namanya
Kepada
Mazbah dan Yerobeam
Raja Israel yang sedang membakar dupa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרָא
qara · berseru
memanggil dengan suara nyaring
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
tempat pengorbanan
שָׂרַף
saraf · dibakar
dibakar habis dengan api
Kata 'berseru' menunjukkan proklamasi keras, bukan bisikan. 'Mazbah' dan 'dibakar' menekankan bahwa tempat kudus palsu akan dinodai—tulang manusia yang dibakar adalah puncak penghinaan, karena penodaan kubur adalah kutukan.
Tahukah kamu
Mazbah Dipanggil 'Hai Mazbah'
Mazbah yang tidak bernyawa justru dijadikan sasaran firman TUHAN, menunjukkan bahwa tempat penyembahan palsu akan dihakimi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 13:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 13:2
✕ Sering dikira
Yosia adalah raja yang hidup sezaman
✓ Yang sebenarnya
Nubuat ini diberikan ~300 tahun sebelum Yosia lahir.
✕ Sering dikira
Mazbah berbicara karena disebut 'Hai mazbah'
✓ Yang sebenarnya
Ini gaya puitis firman TUHAN, bukan makhluk hidup.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 13:2
Firman Tuhan bersifat kekal dan pasti digenapi. Kita hidup dalam kepastian bahwa Tuhan akan menegakkan keadilan-Nya, jadi kita harus setia menyembah hanya kepada-Nya.
Tuhan, mampukan kami untuk setia menyembah-Mu saja dan menjauhkan kami dari segala bentuk berhala dalam hidup kami. Amin.