Salam dari jemaat-jemaat di Asia dan pasangan Akwila-Priskila

1 Korintus 16:19

Penutup surat Paulus kepada Korintus

Jemaat-jemaat di Asia menyampaikan salam untuk kamu. Akwila dan Priskila menyampaikan salam hangat dalam Tuhan kepadamu, bersama dengan jemaat di rumah mereka.

1 Korintus 16:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 16:19?

Paulus menyampaikan salam dari jemaat-jemaat di Asia Kecil, termasuk dari Priskila dan Akwila, pasangan suami istri yang melayani bersama dia. Mereka mengirim salam hangat dalam Tuhan, bersama dengan jemaat yang berkumpul di rumah mereka. Ini menunjukkan pentingnya persekutuan dan dukungan antar jemaat.

Latar belakang

Jaringan Jemaat Global yang Saling Terhubung

Jemaat-jemaat di seluruh wilayah Asia (tempat Efesus berada) mengirim salam kepada jemaat Korintus. Secara khusus, pasangan Akwila dan Priskila—yang dulu pernah tinggal dan bekerja bersama Paulus di Korintus—mengirim salam hangat dalam Tuhan. Mereka memiliki jemaat yang berkumpul di rumah mereka. Salam ini menunjukkan bahwa meskipun geografi memisahkan jemaat-jemaat, tetapi ikatan rohani dan komunikasi tetap terjaga dengan baik.

Di mana

Efesus

Menyampaikan salam dari komunitas Kristen di Asia Kecil

Kapan

~55 M

Salam-salam penutup dari jaringan jemaat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hargai para pelayan
Saling beri salam dengan ciuman kudus
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Penyampai salam dari rekan-rekan misionaris dan jemaat di Asia

J

Kepada

Jemaat Korintus

Yang pernah mengenal Akwila dan Priskila secara langsung

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀσπάζονται (aspazontai)

aspazontai · greet

menyampaikan salam, merangkul dengan kehangatan

πολλά (polla)

polla · heartily

banyak, hangat sekali, dengan sepenuh hati

ἐκκλησίαν (ekklēsian)

ekklēsian · church

kumpulan, jemaat, persekutuan yang berkumpul

Penggunaan istilah 'ekklēsian' (jemaat) untuk kelompok yang berkumpul di rumah menunjukkan bahwa jemaat awal tidak memerlukan bangunan khusus—yang penting adalah persekutuan di antara percaya.

Tahukah kamu

Gereja di Ruang Tamu: Model Kepemimpinan Kasual

Belum ada gedung gereja resmi saat itu; jemaat berkumpul di rumah-rumah pribadi seperti rumah Akwila dan Priskila. Menariknya, nama Priskila (istri) sering disebut lebih dulu daripada Akwila (suami)—tanda bahwa Priskila memiliki peran menonjol dalam kepemimpinan jemaat rumah ini, sesuatu yang cukup progresif untuk zaman itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 16:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 16:19

✕  Sering dikira

"Jemaat Kristen awal sudah memiliki gedung gereja yang resmi dan terpisah dari rumah pribadi."

✓  Yang sebenarnya

Jemaat berkumpul di rumah-rumah pribadi seperti rumah Akwila dan Priskila; belum ada gedung gereja khusus.

✕  Sering dikira

"Priskila hanya pendamping pasif dari suami; dia tidak memiliki peran kepemimpinan."

✓  Yang sebenarnya

Namanya kerap disebut lebih dulu, menunjukkan bahwa Priskila memiliki peran kepemimpinan yang menonjol dalam jemaat.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 16:19

Salam dalam Tuhan mengingatkan kita untuk saling mendukung dan mendoakan. Kita bisa meneladani Priskila dan Akwila dengan membuka rumah untuk persekutuan, atau setidaknya menyapa saudara seiman dengan hangat.

Tuhan, ajari kami untuk saling menyapa dengan kasih dan membangun persekutuan yang hangat, sebagaimana Paulus dan jemaat di Asia. Amin.