Segala sesuatu di bawah kaki Kristus — kecuali satu
1 Korintus 15:27
Kebangkitan: Jantung dari Iman Kristen
“Sebab, Allah telah meletakkan segala sesuatu di bawah kaki-Nya. Namun, ketika dikatakan bahwa segala sesuatu telah diletakkan di bawah-Nya, jelaslah bahwa ini tidak termasuk Allah sendiri, yang meletakkan segala sesuatu di bawah Kristus.”1 Korintus 15:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa "segala sesuatu telah ditaklukkan", maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.”1 Korintus 15:27 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam Alkitab tertulis begini, "Allah sudah membuat segala sesuatu takluk kepada-Nya." Jelaslah bahwa yang dimaksud dengan "segala sesuatu" itu tidak termasuk Allah sendiri, yang membuat segala sesuatu itu takluk kepada Kristus.”1 Korintus 15:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Buktinya, Kitab Suci menuliskan, “Allah sudah meletakkan segala sesuatu di bawah kuasa-Nya.” Berdasarkan kalimat, “Allah sudah meletakkan segala sesuatu di bawah kuasa-Nya,” jelaslah bahwa Allah Bapa sendiri tidak termasuk dalam segala sesuatu itu.”1 Korintus 15:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he hath put all things under his feet. But when he saith all things are put under him, it is manifest that he is excepted, which did put all things under him.”1 Korintus 15:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 15:27?
Paulus mengutip Mazmur 8:6 tentang Allah meletakkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus, tetapi dengan catatan bahwa Allah sendiri yang meletakkan segala sesuatu di bawah Kristus tidak termasuk dalam 'segala sesuatu' itu. Ini menegaskan otoritas Kristus dan keunikan Allah Bapa.
Latar belakang
Pengecualian yang jelas
Paulus mengutip Mazmur 8:6 soal segala sesuatu di bawah kaki manusia, lalu menerapkannya ke Kristus. Tapi ia hati-hati: 'jelaslah bahwa ini tidak termasuk Allah sendiri.' Ia tidak membiarkan celah untuk kesalahpahaman.
Di mana
Korintus
Jemaat yang perlu melihat gambaran lengkap kewibawaan Kristus
Kapan
~55 M
Penjelasan eskatologi
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menafsirkan Mazmur 8 dalam terang pemerintahan Kristus
Kepada
Jemaat Korintus
Perlu memahami hubungan antara Kristus dan Allah Bapa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑποτάσσω
hypotassō · subjected
tunduk, diletakkan di bawah otoritas
ὑπὸ τοὺς πόδας
hypo tous podas · under his feet
di bawah kaki — posisi takluk total
δῆλον
dēlon · evident
jelas, tidak perlu dipertanyakan
Hypotassō muncul berulang dalam pasal ini — sebuah kata hierarki yang menunjukkan urutan otoritas, bukan inferioritas.
Tahukah kamu
Interpretasi ulang Mazmur 8
Mazmur 8 awalnya bicara soal manusia pada umumnya. Paulus dan penulis Ibrani (2:8-9) menginterpretasikannya sebagai nubuat tentang Kristus sebagai manusia yang sempurna, yang menggenapi panggilan manusia sepenuhnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 15:27
Mazmur 8:6
segala sesuatu di bawah kaki-Nya
“Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu dan segala sesuatu Engkau taruh di bawah kakinya.”
Efesus 1:22
segala sesuatu di bawah kaki
“Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus.”
Ibrani 2:8
segala sesuatu di bawah kaki-Nya
“Segala sesuatu telah diletakkan di bawah kaki-Nya. Namun sekarang kita belum melihat segala sesuatu sudah takluk kepada-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 15:27
✕ Sering dikira
"Segala sesuatu di bawah Kristus termasuk Allah Bapa."
✓ Yang sebenarnya
Paulus tegas: pengecualian itu jelas — Allah yang meletakkan segala sesuatu di bawah Kristus tidak termasuk dalam 'segala sesuatu' itu.
✕ Sering dikira
"Mazmur 8 tidak berbicara tentang Kristus."
✓ Yang sebenarnya
Paulus dan penulis Ibrani menginterpretasikannya sebagai tentang Kristus sebagai manusia sempurna yang menggenapi panggilan manusia.
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 15:27
Kristus memiliki otoritas tertinggi atas alam semesta, tetapi kita tetap harus menghormati Allah Bapa sebagai sumber segala kuasa. Hiduplah dalam ketaatan kepada Kristus, yang telah diberikan kuasa untuk memerintah, dan sembahlah Allah yang menaklukkan segala sesuatu bagi-Nya.
Tuhan, aku bersyukur karena Engkau telah memberikan segala kuasa kepada Kristus. Mampukan aku untuk tunduk di bawah pemerintahan-Nya dalam setiap aspek hidupku. Amin.