Allah tidak berkenan dengan mereka—ditewaskan di padang belantara
1 Korintus 10:5
Pengalaman spiritual tidak menjamin keselamatan
“Meskipun demikian, Allah tidak berkenan dengan sebagian besar dari mereka. Karena itu, mereka ditewaskan di padang belantara.”1 Korintus 10:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.”1 Korintus 10:5 · TB
Terjemahan Baru
“Meskipun begitu, Allah tidak senang terhadap kebanyakan dari mereka, dan itulah sebabnya mayat-mayat mereka bergelimpangan di padang gurun.”1 Korintus 10:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi meskipun semuanya mendapat bagian dalam pengalaman istimewa itu, pada akhirnya Allah tidak berkenan kepada sebagian besar dari mereka, sehingga mayat mereka bergelimpangan di padang belantara.”1 Korintus 10:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But with many of them God was not well pleased: for they were overthrown in the wilderness.”1 Korintus 10:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 10:5?
Meski semua orang Israel mendapat berkat rohani, banyak yang mati di padang gurun karena ketidaksetiaan mereka. Ini menunjukkan bahwa berkat rohani tidak menjamin keselamatan jika kita tidak hidup setia.
Latar belakang
Kesan pertama yang menyedihkan mengubah segalanya
Paulus membuat poin penting: Israel mengalami hal-hal ajaib serupa dengan pengalaman jemaat Korintus. Mereka dibaptis, menerima makanan rohani, minum minuman rohani. Namun mayoritas mereka tidak berkenan kepada Allah. Allah tidak puas karena ketidaksetiaan mereka. Akibatnya, mereka ditewaskan—mati di padang belantara tanpa memasuki Tanah Perjanjian yang dijanjikan. Peringatan yang sangat nyata: pengalaman spiritual saja tidak cukup; yang penting adalah perseveransi dalam iman.
Di mana
Gurun Sinai—berbagai tempat
Padang belantara di mana jutaan orang meninggal karena penyakit atau penghakiman Tuhan
Kapan
~1300 SM
Selama 40 tahun; mayoritas generasi yang keluar dari Mesir tidak pernah masuk Kanaan
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang membaca cerita Israel sebagai peringatan serius
Kepada
Jemaat Korintus
Mereka yang perlu diingatkan tentang konsekuensi ketidaktaatan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐκ εὐδόκησεν
ouk eudokeesen · was not pleased
tidak berkenan; Allah tidak menerima apa yang mereka lakukan, melihat hati yang memberontak
κατεστρώθησαν
katestrōthesan · they were overthrown
ditewaskan; dihancurkan, jatuh dengan kekalahan
ἐν τῇ ἐρήμῳ
en tē erēmō · in the wilderness
di padang belantara; tempat terisolasi, jauh dari rumah
Allah tidak berkenan dengan hati memberontak mereka meskipun mereka memiliki semua keuntungan rohani. Akibatnya mereka mati di tempat yang terisolasi.
Tahukah kamu
Istilah 'ditewaskan' memiliki arti yang dalam
Kata 'katastrenō' bukan sekadar 'mati'. Ini berarti dihancurkan, diterima dengan cacian. Mayoritas Israel mati dalam pengasingan, jauh dari rumah yang dijanjikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 10:5
Bilangan 14:29-35
penghakiman Tuhan bahwa generasi awal tidak akan memasuki Kanaan
“Mayat-mayat kamu akan jatuh di padang belantara ini... pasti tidak akan masuk ke negeri itu”
Ibrani 3:15-19
penulis Ibrani juga menggunakan Israel sebagai peringatan
“Janganlah ada satu pun yang jatuh dalam ketidaksetiaan yang sama seperti mereka itu”
1 Korintus 10:11
Paulus langsung menyatakan tujuan dia menceritakan kisah ini
“Hal-hal ini dituliskan sebagai peringatan bagi kita”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 10:5
✕ Sering dikira
"Israel mati di padang belantara karena keputusan Tuhan yang tidak adil."
✓ Yang sebenarnya
Mereka ditewaskan karena ketidaksetiaan mereka sendiri—mereka memberontak, mengeluh, menyembah berhala.
✕ Sering dikira
"Paulus bermakna hanya yang dipilih akan selamat."
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengajarkan bahwa setiap orang bertanggung jawab untuk merespons Tuhan dengan iman dan ketaatan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 10:5
Jangan merasa aman hanya karena kita anggota gereja atau pernah mengalami mujizat. Kita harus bertekun dalam iman dan ketaatan setiap hari.
Tuhan, jangan biarkan aku lengah; tolong aku untuk setia sampai akhir. Amin.