Hal-hal ini adalah peringatan bagi kita
1 Korintus 10:11
Sejarah ditulis untuk mengajar kita
“Hal-hal ini terjadi atas mereka sebagai contoh dan dituliskan sebagai peringatan bagi kita, yang kepada siapa akhir zaman telah datang.”1 Korintus 10:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.”1 Korintus 10:11 · TB
Terjemahan Baru
“Semua hal itu terjadi kepada mereka untuk menjadi contoh bagi orang-orang lain. Dan semuanya itu tertulis juga untuk menjadi peringatan kepada kita. Sebab kita sekarang hidup di masa akhir zaman.”1 Korintus 10:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua yang terjadi pada mereka merupakan contoh bagi kita! Dan hal-hal itu tertulis dalam Firman Allah sebagai peringatan bagi kita yang hidup di zaman terakhir.”1 Korintus 10:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now all these things happened unto them for ensamples: and they are written for our admonition, upon whom the ends of the world are come.”1 Korintus 10:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 10:11?
Peristiwa-peristiwa di padang gurun ditulis sebagai contoh dan peringatan bagi kita yang hidup di akhir zaman. Kita tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Sejarah adalah guru terbaik; kita harus belajar dari kegagalan mereka agar tidak jatuh ke dalam dosa yang sama.
Latar belakang
Pelajaran dari sejarah adalah untuk waktu ini
Paulus membuat pernyataan teologis penting: semua hal yang terjadi kepada Israel 'dituliskan sebagai peringatan bagi kita'. Ini bukan cerita lama—ditulis dengan Korintus di pikiran. Paulus melihat diri mereka sendiri hidup di era terakhir sebelum kedatangan Kristus. Dalam konteks ini, pesan menjadi sangat mendesak: mereka hidup di masa ketika keselamatan akhir sedang terwujud, dan mereka memiliki tanggung jawab untuk tidak mengulangi kesalahan Israel.
Di mana
Korintus
Jemaat sedang merenungkan cerita Israel dari padang belantara
Kapan
~53 M
Waktu ketika jemaat Korintus melihat relevansi sejarah Israel
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang memahami bahwa Alkitab ditulis untuk semua generasi
Kepada
Jemaat Korintus
Mereka yang hidup di akhir zaman dan perlu memahami konteks mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τύποι
typoi · examples
contoh, model; peristiwa dirancang Tuhan untuk mengajar generasi mendatang
πρὸς νουθεσίαν ἡμῶν
pros nouthesian hēmōn · written as warnings
ditulis sebagai peringatan bagi kami
εἰς οὓς τὰ τέλη τῶν αἰώνων κατήντησεν
eis hous ta telē tōn aiōnōn katēntēsen · whom the end of the ages has reached
kepada siapa akhir zaman telah datang
Alkitab ditulis dengan Korintus dan semua jemaat Kristen dalam pikiran. Setiap peringatan adalah untuk kita hari ini.
Tahukah kamu
Konsep 'akhir zaman' dalam pengajaran Paulus
Paulus percaya bahwa dia dan jemaatnya hidup di zaman akhir—era Kristus telah dimulai dan puncaknya akan datang. Ini membuat kehidupan Kristen menjadi hidup dengan urgency spiritual.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 10:11
Roma 15:4
pernyataan umum Paulus tentang tujuan Alkitab
“Semua hal yang ditulis dahulu adalah untuk mengajar kita supaya kita memiliki pengharapan”
2 Timotius 3:16-17
Alkitab diilhami untuk tujuan praktis
“Semua Kitab Suci diilhami oleh Allah dan berguna untuk mengajar dan menyatakan kesalahan”
Ibrani 10:32-34
penulis Ibrani juga menunjuk kembali ke contoh Perjanjian Lama
“Ingatlah hari-hari yang telah silam... kamu menerima pengambilan barang-barang kamu dengan gembira”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 10:11
✕ Sering dikira
"Akhir zaman berarti dunia akan berakhir segera di waktu Paulus."
✓ Yang sebenarnya
Akhir zaman adalah era di mana Kristus telah datang dan tebusan sedang diwujudkan.
✕ Sering dikira
"Peringatan ini hanya untuk Korintus kuno, bukan untuk kita."
✓ Yang sebenarnya
Paulus jelas mengatakan ditulis untuk 'kita'. Setiap generasi Kristen adalah bagian dari jemaat yang untuk siapa Alkitab ditulis.
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 10:11
Setiap hari kita membaca dan mendengar Firman Tuhan sebagai peringatan. Jangan anggap remeh teguran dan nasihat. Miliki hati yang mau belajar dari kesalahan orang lain agar kita dapat hidup berkenan kepada Allah.
Tuhan, jadikanlah aku rendah hati untuk menerima peringatan dari Firman-Mu. Jangan biarkan aku mengulangi kesalahan orang-orang dahulu. Amin.