Bahasa Yunani
Hamartia ἁμαρτία
Meleset dari sasaran — kata utama 'dosa' dalam Perjanjian Baru: gagal mengenai tujuan Allah.
Apa Arti Hamartia?
Bayangkan seorang pemanah yang melepaskan anak panahnya dan meleset dari sasaran. Itulah gambaran yang terkandung dalam kata Yunani hamartia, yang diterjemahkan sebagai 'dosa' dalam Alkitab. Dalam bahasa Indonesia, kata 'dosa' sering terasa berat dan berkonotasi hukum, tetapi makna aslinya lebih sederhana dan personal: kita gagal mencapai tujuan Allah bagi hidup kita, seperti anak panah yang tidak tepat sasaran. Penulis-penulis Perjanjian Baru memakai kata ini untuk menunjukkan bahwa setiap orang, tanpa kecuali, mengalami kegagalan ini—bukan cuma pelanggaran aturan, tetapi juga saat kita tidak hidup sesuai rancangan-Nya. Roma 3:23 menegaskan universalitas kegagalan ini, sementara Roma 6:23 mengontraskannya dengan anugerah Allah yang gratis, dan 1 Yohanes 1:8 mengingatkan bahwa mengaku diri benar justru menipu diri sendiri. Memahami hamartia sebagai 'meleset dari sasaran' membantu kita melihat dosa bukan sekadar daftar kesalahan, tetapi relasi yang rusak—dan itu membuat pengampunan serta pemulihan dari Allah terasa semakin berarti.
Ayat-Ayat dengan Kata Hamartia
Roma 3:23
“sebab semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah,”
Lihat arti & konteks Roma 3:23 →Roma 6:23
“Sebab, upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah adalah hidup yang kekal dalam Yesus Kristus, Tuhan kita.”
Lihat arti & konteks Roma 6:23 →1 Yohanes 1:8
“Jika kita mengatakan bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.”
Lihat arti & konteks 1 Yohanes 1:8 →