Merataplah, Penduduk Lumpang!
Zefanya 1:11
Hari TUHAN: Keadilan Dimulai dari Kota
PerikopPenghukuman pada Hari TUHAN · Zefanya 1:2-18 →““Merataplah, hai penduduk perkampungan Lumpang! Sebab, segenap kaum pedagang sudah dilenyapkan dan semua penimbang perak telah lenyap.”Zefanya 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Merataplah, hai penduduk perkampungan Lumpang! Sebab telah habis segenap kaum pedagang, telah lenyap segenap penimbang perak. Zefanya 1.12–16 3”Zefanya 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Merataplah dan menangislah pada waktu kamu mendengar itu, hai penduduk kota di bagian bawah, sebab semua pedagang dan orang-orang yang meminjamkan uang telah mati terbunuh!”Zefanya 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Howl, ye inhabitants of Maktesh, for all the merchant people are cut down; all they that bear silver are cut off.”Zefanya 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zefanya 1:11?
Penduduk perkampungan Lumpang (suatu distrik di Yerusalem) diminta meratap karena para pedagang telah lenyap dan semua penimbang perak pun hilang. Ini menggambarkan kehancuran ekonomi dan sosial yang menimpa mereka yang mengandalkan kekayaan dan perdagangan, yang akan kehilangan segalanya pada hari penghakiman.
Latar belakang
Para Pedagang yang Lenyap
Tuhan memerintahkan penduduk di lembah tak bernama (mungkin Maktesh) untuk meratap karena semua pedagang akan musnah. Mereka yang menimbang perak—yang mengutamakan keuntungan—akan hilang. Ini menunjukkan bahwa harta dan bisnis tidak bisa menyelamatkan, justru menjadi penyebab penghakiman.
Di mana
Yerusalem
Perkampungan Lumpang (Maktesh), kawasan lembah di bawah Bukit Bait Suci
Kapan
~620 SM
Periode Kerajaan Yehuda, menjelang pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Penguasa semesta, berfirman melalui nabi.
Kepada
Penduduk Perkampungan Lumpang
Para pedagang di kawasan komersial Yerusalem bagian bawah.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הֵילִיל
heylil · merataplah
mengeluarkan lolongan seperti histeris karena duka
כְּנַעַן
kena'an · pedagang
pada mulanya nama Kanaan, tetapi juga berarti 'pedagang'
כָּסַף
kesef · penimbang perak
menyebut kata 'perak' untuk menunjukkan keuntungan moneter
Kata 'Kanaan' dan 'perak' mengaitkan perdagangan dengan pengaruh Kanaan yang kafir. Perak menjadi simbol kekayaan yang mereka andalkan, padahal itu palsu. Penghakiman Tuhan menyingkapkan semua.
Tahukah kamu
Maktesh yang Misterius
Kata 'Maktesh' berarti 'lesung' atau 'lumpang', merujuk pada lembah antara Gunung Sion dan Gunung Ofel yang dipenuhi pedagang pada zaman Yosia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zefanya 1:11
Zefanya 1:18
kekayaan tak menolong
“Perak dan emas tidak dapat menyelamatkan mereka, pada hari murka TUHAN.”
Yakobus 5:1-3
peringatan untuk kaya
“Berlarilah air matamu, hai orang kaya, oleh karena sengsara yang akan menimpamu.”
Hosea 12:7
pedagang curang
“Kanaan, yang memegang neraca tipu dalam tangan, ia suka memeras.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zefanya 1:11
✕ Sering dikira
Ini hanya tentang perekonomian lokal.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga bersifat rohani: kepercayaan pada keuntungan membuat mereka lupa pada Tuhan.
✕ Sering dikira
Mereka dihukum karena menjadi kaya.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dihukum karena cara mendapatkan kekayaan yang tidak jujur dan menindas.
Renungan
Renungan Singkat Zefanya 1:11
Uang dan harta bisa menjadi sumber keamanan yang palsu. Ayat ini mengingatkan kita bahwa kekayaan tidak abadi dan bisa hilang dalam sekejap. Janganlah kita menaruh harapan pada materi, tetapi pada Tuhan yang tidak pernah berubah. Mari kita gunakan harta untuk kemuliaan-Nya dan berbagi dengan sesama.
Bapa, lepaskan aku dari cinta akan uang dan buat aku percaya sepenuhnya kepada pemeliharaan-Mu yang setia. Amin.