Rencana Allah yang Tidak Berubah

Zakharia 8:14

Janji Pemulihan dan Berkat

Sebab inilah firman TUHAN semesta alam, “Sama seperti yang telah Aku rencanakan untuk mendatangkan malapetaka kepada kamu ketika nenek moyangmu membangkitkan murka-Ku,” firman TUHAN semesta alam, “Aku tidak menyesal.”

Zakharia 8:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zakharia 8:14?

TUHAN mengingatkan bahwa Dia konsisten dengan firman-Nya. Dulu, ketika nenek moyang membangkitkan murka-Nya, Dia merencanakan malapetaka bagi mereka dan tidak menyesal melaksanakannya. Sekarang, Dia juga tidak menyesal merencanakan kebaikan untuk umat-Nya. Ini menunjukkan kesetiaan dan keteguhan Allah.

Latar belakang

Allah Tidak Menyesal

Allah mengingatkan bahwa Dia telah merencanakan malapetaka atas nenek moyang karena murka-Nya. Namun, sekarang Dia berencana mendatangkan kebaikan bagi Yerusalem dan Yehuda. Ini menunjukkan kesetiaan Allah pada rencana-Nya dan ajakan untuk tidak takut.

Di mana

Yerusalem

Nubuat yang disampaikan di tengah situasi pasca-pembuangan

Kapan

~520 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Murka Allah atas nenek moyang
Pemulihan dan berkat
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN semesta alam

Allah yang setia pada firman-Nya

K

Kepada

Kaum Yehuda dan Israel

Umat yang sedang membangun kembali Bait Suci

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָמַם

zamam · rencana

Memikirkan, merencanakan, atau berniat; sering digunakan untuk rencana Allah atau manusia.

רָעָה

ra'ah · malapetaka

Kejahatan, bencana, atau kesengsaraan; di sini sebagai hukuman atas dosa.

נָחַם

nacham · menyesal

Berdiam diri, terhibur, atau menyesal; dalam konteks Allah, berarti berubah pikiran.

Allah tidak berubah seperti manusia; rencana-Nya tetap, baik untuk hukuman maupun pemulihan. Kata 'ra'ah' menunjukkan seriusnya murka Allah atas dosa, namun 'nacham' menegaskan bahwa Allah tidak plin-plan.

Tahukah kamu

Tidak Menyesal

Kata 'tidak menyesal' dalam bahasa Ibrani sering berarti Allah tidak berubah pikiran seperti manusia, tetapi tetap setia pada janji-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 8:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zakharia 8:14

✕  Sering dikira

Menganggap Allah itu kejam karena merencanakan malapetaka.

✓  Yang sebenarnya

Malapetaka adalah konsekuensi dosa, tetapi tujuan Allah adalah membawa umat pada pertobatan dan akhirnya berkat.

✕  Sering dikira

Menyimpulkan Allah berubah pikiran seperti manusia.

✓  Yang sebenarnya

Allah tidak berubah; tetapi respons-Nya terhadap manusia dapat berbeda sesuai sikap mereka.

Renungan

Renungan Singkat Zakharia 8:14

Allah tidak berubah dan firman-Nya pasti digenapi. Jika dulu Dia setia menghukum dosa, sekarang Dia setia juga memberkati pertobatan. Mari kita hidup dengan keyakinan bahwa Allah menepati janji-Nya, baik untuk peringatan maupun penghiburan.

Tuhan, tolong aku untuk selalu percaya pada kesetiaan-Mu, baik dalam masa sukma maupun senang. Amin.