Firman TUHAN Datang

Zakharia 6:9

Empat Kereta dan Mahkota untuk Yosua

PerikopMahkota bagi Imam Yosua · Zakharia 6:9-15 →
“Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, firman-Nya:”

Zakharia 6:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zakharia 6:9?

Firman Tuhan datang kepada Zakharia, menunjukkan bahwa pesan berikutnya adalah otoritas ilahi, bukan sekadar pikiran nabi.

Latar belakang

Firman Allah Menyusul

Setelah penglihatan, langsung datang firman TUHAN yang nyata kepada Zakharia. Ini menegaskan bahwa pesan tentang Mahkota dan Tunas adalah otoritas ilahi, bukan sekadar visi belaka.

Di mana

Yerusalem

Diterima dalam keadaan sadar, bukan dalam penglihatan

Kapan

~519 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penglihatan kereta
Instruksi mahkota
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zakharia

Nabi pasca-pembuangan, ~40 tahun

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang Yahudi yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דְּבַר

devar · firman

Perkataan, hal, firman

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Tuhan, Allah Israel, nama perjanjian

הָיָה

hayah · datang

Menjadi, terjadi, datang

Firman Allah bukan sekadar ide, tetapi 'menjadi'—realitas yang hadir dan mengubah keadaan; Tuhan berkomunikasi secara pribadi.

Tahukah kamu

Firman yang Datang

Frasa 'firman TUHAN datang' dipakai lebih dari 100 kali di kitab para nabi, menunjukkan pengalaman kenabian yang nyata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 6:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zakharia 6:9

✕  Sering dikira

Firman itu datang secara fisik terdengar langsung oleh telinga.

✓  Yang sebenarnya

Ini pengalaman internal yang nyata, bukan suara eksternal yang keras; 'datang' berarti diterima dengan jelas.

✕  Sering dikira

Firman ini hanya untuk zaman dulu, bukan untuk sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Allah masih berbicara melalui Alkitab dan Roh Kudus, meski tidak dengan cara yang sama.

Renungan

Renungan Singkat Zakharia 6:9

Saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa Firman Tuhan hidup dan berkuasa. Mari kita mendengarkan dengan hati yang terbuka dan siap melakukan kehendak-Nya.

Tuhan, bicaralah melalui Firman-Mu, dan beri kami hati yang mau mendengar dan taat. Amin.