Harapan akan pengampunan

Yunus 3:9

Niniwe Bertobat

PerikopNiniwe Bertobat · Yunus 3:1-10 →
“Siapa tahu, Allah akan berbalik dan menyesal, serta berpaling dari murka-Nya yang menyala-nyala sehingga kita tidak binasa.””

Yunus 3:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yunus 3:9?

Raja Niniwe berharap bahwa jika mereka berbalik dari kejahatan, Allah mungkin berbalik dan menyesal, serta mengurungkan murka-Nya. Ini menunjukkan harapan akan belas kasihan Allah bagi mereka yang bertobat.

Latar belakang

Siapakah yang tahu?

Raja menyatakan harapan bahwa Allah mungkin berbalik dan menyesal, serta mengubah hukuman yang telah diumumkan. Ini adalah sikap rendah hati yang mengakui kedaulatan Allah.

Di mana

Niniwe

Istana raja, kota Niniwe

Kapan

~760 SM

Kerajaan Asyur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah berbalik dari kejahatan
Allah mengampuni Niniwe
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Raja Niniwe

Raja Asyur, ~760 SM

S

Kepada

Seluruh penduduk Niniwe

Orang-orang Niniwe, termasuk hewan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָחַם

nacham · menyesal

merasa kasihan, berubah pikiran, menghibur

אַף

af · murka

kemarahan, amarah, yang menyala-nyala

אָבַד

avad · binasa

hancur, binasa, mati

Sikap raja menunjukkan bahwa pertobatan bukanlah jaminan otomatis, tetapi harapan yang rendah hati. Kata 'nacham' mengingatkan bahwa Allah dapat mengubah rencana-Nya ketika manusia berbalik dari dosa.

Tahukah kamu

Kata 'menyesal'

Kata 'menyesal' dalam bahasa Ibrani adalah 'nacham', yang menggambarkan perubahan hati atau pikiran. Ini bukan berarti Allah melakukan kesalahan, tetapi Ia merespons pertobatan manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 3:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yunus 3:9

✕  Sering dikira

Allah berubah pikiran karena doa atau puasa kita, seolah-olah kita bisa memanipulasi Dia.

✓  Yang sebenarnya

Allah berubah pikiran karena pertobatan yang tulus, bukan karena ritual. Perubahan Dia adalah respons terhadap perubahan manusia.

✕  Sering dikira

Kata 'menyesal' berarti Allah menyesal karena telah membuat keputusan yang salah.

✓  Yang sebenarnya

Dalam bahasa Ibrani, 'nacham' berarti Allah mengubah perlakuan-Nya sesuai dengan respons manusia, bukan karena kesalahan.

Renungan

Renungan Singkat Yunus 3:9

Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni jika kita bertobat. Jangan pernah putus asa, karena Allah itu penuh belas kasihan dan siap mengampuni kita. Mari datang kepada-Nya dengan kerendahan hati.

Bapa, kami percaya pada belas kasihan-Mu; ampunilah dosa kami dan jauhkan murka-Mu dari kami. Amin.