Awak kapal berjuang melawan badai
Yunus 1:13
Yunus melarikan diri dari Tuhan
PerikopYunus Lari dari Panggilan TUHAN · Yunus 1:1-17 →“Walau demikian, orang-orang itu mendayung dengan keras untuk membawa kapal kembali ke darat, tetapi mereka tidak berhasil karena laut semakin mengamuk melawan mereka.”Yunus 1:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berdayunglah orang-orang itu dengan sekuat tenaga untuk membawa kapal itu kembali ke darat, tetapi mereka tidak sanggup, sebab laut semakin bergelora menyerang mereka.”Yunus 1:13 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi para awak kapal masih berusaha sekuat tenaga untuk mendayung kapal itu ke daratan. Namun badai makin mengamuk juga, sehingga usaha mereka sia-sia belaka.”Yunus 1:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi para anak buah kapal tidak mau langsung membuang Yunus ke laut. Mereka berusaha sekuat tenaga mendayung kapal itu kembali ke darat. Namun mereka tidak mampu karena badai itu semakin besar dan menyerang mereka.”Yunus 1:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Nevertheless the men rowed hard to bring it to the land; but they could not: for the sea wrought, and was tempestuous against them.”Yunus 1:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 1:13?
Yunus 1:13 menunjukkan usaha awak kapal untuk menyelamatkan diri mereka dan Yunus dengan mendayung keras kembali ke darat, tetapi laut semakin mengamuk. Ini mengajarkan bahwa kita tidak bisa melawan kehendak Allah; rencana-Nya tetap terjadi meskipun kita berusaha menghindarinya.
Latar belakang
Awak kapal berjuang menyelamatkan diri
Setelah Yunus mengaku bahwa badai ini terjadi karena dia, para pelaut tetap mencoba mendayung kembali ke darat. Mereka tidak mau melemparkan Yunus ke laut meskipun dia sendiri yang memintanya. Namun, badai semakin mengamuk, dan usaha mereka sia-sia.
Di mana
Laut Tengah, dekat Yafo
Di atas kapal yang berguncang diterjang badai
Kapan
~780 SM
Kerajaan Israel Utara
Yang berbicara
Penulis kitab Yunus
Nabi yang menulis kisahnya sendiri, ~800 SM
Kepada
Pembaca kitab Yunus
Umat Israel, ingin belajar tentang belas kasihan Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָתַר
khatar · mendayung
mendayung atau mengayuh, usaha keras manusia
שׁוּב
shuv · membawa kembali
kembali, berbalik, atau bertobat
סָעַר
sa'ar · mengamuk
badai, mengamuk, atau bergolak
Usaha keras para pelaut untuk menyelamatkan diri (khatar) tidak bisa menghentikan badai (sa'ar). Mereka harus 'shuv'—berbalik, menyerah pada kehendak Tuhan.
Tahukah kamu
Kapal kuno dan dayung
Kapal dagang zaman Yunus biasanya digerakkan layar dan dayung. Mendayung melawan badai sangat berbahaya dan hampir tidak mungkin berhasil, itulah sebabnya mereka akhirnya menyerah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 1:13
Mazmur 107:25-29
Tuhan menguasai badai
“Ia menimbulkan badai, sehingga ombaknya tinggi... mereka berseru-seru kepada TUHAN... Dia menenangkan badai itu.”
Amsal 21:30
Usaha manusia sia-sia
“Tidak ada hikmat, tidak ada pengertian, tidak ada nasihat yang dapat menandingi TUHAN.”
Yunus 1:12
Yunus tahu solusinya
“Angkat aku dan lemparkan aku ke laut, maka laut akan menjadi tenang untuk kamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yunus 1:13
✕ Sering dikira
Para pelaut melawan kehendak Tuhan dengan tidak menuruti Yunus.
✓ Yang sebenarnya
Mereka berusaha menyelamatkan nyawa, menunjukkan belas kasihan, tetapi akhirnya menyadari bahwa Tuhan yang berdaulat.
✕ Sering dikira
Mendayung adalah tindakan kurang iman.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan kebaikan hati manusia, tetapi juga keterbatasan usaha manusia di hadapan kuasa Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 1:13
Saat kita mencoba mengendalikan situasi dengan kekuatan sendiri, seringkali hasilnya sia-sia. Belajarlah untuk berhenti melawan dan dengarkan arahan Tuhan, karena justru di situlah kedamaian ditemukan.
Tuhan, ampuni aku saat aku mencoba mengatur hidupku sendiri; ajar aku untuk berserah pada kehendak-Mu. Amin.