Doa para pelaut sebelum membuang Yunus
Yunus 1:14
Yunus melarikan diri dari Tuhan
“Karena itu, mereka berseru kepada TUHAN, demikian, “Kami berdoa, TUHAN, jangan kami menjadi binasa karena hidup orang ini, dan jangan tanggungkan kepada kami darah yang tidak bersalah, sebab Engkau, ya TUHAN, telah melakukan sesuai dengan apa yang menyenangkan-Mu.””Yunus 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berserulah mereka kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, janganlah kiranya Engkau biarkan kami binasa karena nyawa orang ini dan janganlah Engkau tanggungkan kepada kami darah orang yang tidak bersalah, sebab Engkau, TUHAN, telah berbuat seperti yang Kaukehendaki." Yunus 1.15–2.5 4”Yunus 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu mereka berseru kepada TUHAN, "Ya TUHAN, kami mohon, janganlah kami binasa karena mengambil nyawa orang yang tidak melakukan kesalahan apa pun terhadap kami. Ya TUHAN, Engkau telah melakukan apa yang Engkau kehendaki."”Yunus 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, mereka pun berseru kepada TUHAN, “Ya TUHAN, janganlah binasakan kami karena nyawa orang ini— yang tidak melakukan kesalahan apa pun kepada kami. Ya TUHAN, Engkau sudah melakukan apa yang Engkau kehendaki!””Yunus 1:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore they cried unto the LORD, and said, We beseech thee, O LORD, we beseech thee, let us not perish for this man’s life, and lay not upon us innocent blood: for thou, O LORD, hast done as it pleased thee.”Yunus 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 1:14?
Yunus 1:14 menunjukkan awak kapal berdoa kepada TUHAN sebelum melemparkan Yunus ke laut. Mereka takut bersalah dan memohon agar tidak dihukum karena mengambil nyawa seseorang, sambil mengakui bahwa apa yang terjadi adalah kehendak Tuhan.
Latar belakang
Para pelaut berdoa kepada TUHAN
Sadar bahwa badai adalah murka TUHAN, para pelaut berdoa memohon agar tidak dihukum karena membunuh Yunus. Mereka mengakui kedaulatan TUHAN: 'Engkau telah melakukan sesuai dengan apa yang menyenangkan-Mu.' Mereka meminta agar darah Yunus tidak ditanggungkan kepada mereka.
Di mana
Laut Tengah, dekat Yafo
Di geladak kapal, badai masih mengamuk
Kapan
~780 SM
Kerajaan Israel Utara
Yang berbicara
Para pelaut
Awak kapal non-Israel, percaya pada banyak allah
Kepada
TUHAN
Allah Israel, pencipta langit dan laut
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָבַד
avad · binasa
hancur, binasa, atau tersesat
דָּם
dam · darah
darah, melambangkan kehidupan dan kesalahan
חָפֵץ
chafets · menyenangkan-Mu
berkenan, menghendaki, atau menyukai
Para pelaut tahu bahwa mereka tidak berhak menumpahkan darah (dam) orang yang tidak bersalah, dan mereka menyerahkan diri pada kehendak (chafets) TUHAN, agar tidak binasa (avad). Ini menunjukkan pertobatan yang tulus.
Tahukah kamu
Mereka mulai mengenal TUHAN
Ini adalah doa pertama yang ditujukan kepada TUHAN oleh orang non-Israel dalam kitab Yunus. Sebelumnya mereka berseru kepada allah masing-masing, tetapi kini mereka berseru kepada Allah yang hidup.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 1:14
Ulangan 21:8
Takut menanggung darah
“Ampunilah umat-Mu Israel, yang telah Kautebus, TUHAN, dan janganlah biarkan darah orang yang tidak bersalah berada di tengah umat-Mu.”
Mazmur 115:3
Tuhan berdaulat
“Tetapi Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!”
Kisah Para Rasul 5:38-39
Takut melawan Allah
“Sebab jika maksud... berasal dari manusia, akan lenyap, tetapi jika berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yunus 1:14
✕ Sering dikira
Para pelaut takut karena mereka akan ikut dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Mereka takut menumpahkan darah orang tidak bersalah, bukan hanya takut akan hukuman pribadi.
✕ Sering dikira
Doa mereka tidak penting karena mereka bukan orang Israel.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menjawab doa mereka, dan kitab Yunus menunjukkan bahwa Tuhan mendengar semua orang yang berseru kepada-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 1:14
Doa adalah langkah bijak sebelum mengambil keputusan sulit. Saat kita dihadapkan pada pilihan berat, mintalah hikmat dan keadilan Tuhan, dan percayalah bahwa Dia memegang kendali.
Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk bertindak benar dan berserah pada keadilan-Mu, bahkan saat keputusan itu berat. Amin.