Gibeon menjadi pelayan rumah Allah
Yosua 9:27
Perjanjian dengan Gibeon
“Pada waktu itu, Yosua menjadikan mereka pembelah kayu dan tukang timba air untuk umat itu dan untuk mazbah TUHAN, sampai hari ini, di tempat yang akan dipilih-Nya.”Yosua 9:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan pada waktu itu Yosua menjadikan mereka tukang belah kayu dan tukang timba air untuk umat itu dan untuk mezbah TUHAN, sampai sekarang, di tempat yang akan dipilih-Nya.”Yosua 9:27 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi mereka dijadikannya hamba--yaitu tukang belah kayu dan tukang pikul air untuk orang Israel dan untuk mezbah TUHAN. Sampai sekarang mereka masih melakukan pekerjaan itu di tempat yang dipilih TUHAN menjadi tempat ibadat baginya.”Yosua 9:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi hari itu juga dia menjadikan mereka tukang belah kayu dan tukang pikul air bagi rakyat Israel, juga untuk keperluan mezbah TUHAN di mana pun Allah menempatkannya. Sampai kitab ini ditulis, orang-orang Gibeon masih melakukan pekerjaan itu.”Yosua 9:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joshua made them that day hewers of wood and drawers of water for the congregation, and for the altar of the LORD, even unto this day, in the place which he should choose.”Yosua 9:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 9:27?
Orang Gibeon dijadikan pekerja untuk umat dan mezbah Tuhan, sebuah peran yang hina namun tetap berada di dekat tempat ibadah. Ini menunjukkan bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan dari latar belakang yang rendah.
Latar belakang
Orang Gibeon dijadikan pelayan mezbah
Yosua menjadikan orang Gibeon sebagai pembelah kayu dan penimba air untuk umat dan mezbah TUHAN, yang berarti mereka melayani di tempat ibadah. Ini adalah hukuman yang menjadi berkat, karena mereka mendapat tempat dalam komunitas perjanjian, meskipun sebagai hamba.
Di mana
Gibeon
Kota Gibeon dan sekitarnya
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
penulis kitab, mungkin imam
Kepada
Pembaca Israel
umat perjanjian Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
tempat pengorbanan, altar
חֹטְבֵי עֵצִים
chotvei etzim · pembelah kayu
orang yang memotong kayu untuk api
שֹׁאֲבֵי מָיִם
sho'avei mayim · penimba air
orang yang mengambil air, biasanya untuk upacara
Kedua tugas ini adalah pekerjaan kasar, tetapi berhubungan langsung dengan ibadah di mezbah; orang Gibeon diberi peran dalam melayani Tuhan, mengubah kutukan menjadi panggilan.
Tahukah kamu
Gibeon kemudian menjadi tempat kudus
Kemah Suci dan mezbah tembaga ditempatkan di Gibeon selama beberapa waktu (1 Tawarikh 21:29), sehingga tugas mereka sangat dekat dengan pusat ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 9:27
Ulangan 29:11
penebang kayu penimba air
“anak-anakmu, isteri-isterimu dan orang-orang asing yang ada di perkemahanmu, bahkan penebang kayumu dan penimba airmu,”
1 Tawarikh 21:29
mezbah di Gibeon
“Kemah Suci TUHAN yang dibuat Musa di padang gurun, dan mezbah korban bakaran, pada waktu itu ada di bukit pengorbanan di Gibeon,”
Yesaya 56:6-7
orang asing melayani
“dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk beribadah kepada-Nya... mereka akan Kudatangkan ke gunung-Ku yang kudus...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 9:27
✕ Sering dikira
Orang Gibeon dikutuk selamanya dan tidak bisa diselamatkan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mendapat tempat di rumah Allah, meski sebagai hamba; keturunan mereka bisa beribadah.
✕ Sering dikira
Menjadi pembelah kayu dan penimba air adalah hukuman yang hina dan tidak berarti.
✓ Yang sebenarnya
Pekerjaan itu terhormat karena melayani mezbah TUHAN, dan beberapa menjadi pelayan bait Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 9:27
Tidak ada peran yang terlalu sederhana dalam pekerjaan Tuhan. Setiap pelayanan, sekecil apa pun, memiliki nilai dan dapat membawa kita lebih dekat kepada-Nya.
Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai aku apa adanya. Ajari aku melayani dengan rendah hati di mana pun Engkau tempatkan aku. Amin.