Pengepungan dan Penyergapan Ai
Yosua 8:22
Kemenangan di Ai dan Pembaruan Perjanjian
PerikopKota Ai Binasa · Yosua 8:1-23 →“Orang-orang Israel yang lain keluar dari kota melawan orang-orang Ai sehingga terjepit di tengah-tengah orang Israel, beberapa di sebelah sini dan beberapa di sebelah sana. Karena itu, mereka ditewaskan sehingga tidak ada seorang pun yang dibiarkan lolos terlepas atau terluput.”Yosua 8:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sementara itu juga keluar orang- orang Israel yang lain dari dalam kota menyerbu orang-orang Ai, sehingga terjepit di tengah-tengah orang Israel itu, yang ini dari sini dan yang itu dari sana; orang-orang Ai ditewaskan, sehingga seorangpun dari mereka tidak ada yang dibiarkan terlepas atau luput.”Yosua 8:22 · TB
Terjemahan Baru
“(8:20)”Yosua 8:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara itu, pasukan Israel di kota Ai keluar menyerang mereka dari belakang sehingga orang Ai terperangkap di antara pasukan-pasukan Israel. Pasukan Israel menghabisi mereka. Tidak ada satu pun yang selamat atau berhasil melarikan diri”Yosua 8:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the other issued out of the city against them; so they were in the midst of Israel, some on this side, and some on that side: and they smote them, so that they let none of them remain or escape.”Yosua 8:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 8:22?
Pasukan Israel dari kota dan dari padang belantara mengepung orang Ai dari dua arah. Tidak ada satu pun yang lolos, karena Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangan Israel.
Latar belakang
Terjepit di Tengah
Orang-orang Israel yang menyergap kota Ai keluar dan menyerang dari belakang, sementara pasukan utama yang berpura-pura lari berbalik menyerang dari depan. Akibatnya, orang-orang Ai terjepit di antara dua pasukan Israel, tidak ada yang lolos. Ini adalah strategi militer yang Tuhan rancang untuk memberikan kemenangan penuh bagi Israel.
Di mana
Ai
Sekitar kota Ai, di daerah pegunungan Efraim
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Tradisi Yahudi dan Kristen mengaitkan penulisan kitab ini dengan Yosua sendiri, namun kemungkinan disusun kemudian oleh para imam dan ahli Taurat.
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Allah yang sedang memasuki tanah perjanjian.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נכה
nakah · tewaskan
Memukul atau menyerang dengan keras, sering digunakan untuk pembunuhan dalam perang.
תוך
tokh · terjepit
Di tengah-tengah atau di antara, menunjukkan posisi di antara dua kekuatan.
שריד
sarid · lolos
Selamat atau lolos dari bencana, biasanya seorang sisa yang selamat.
Kata-kata ini menggambarkan kedaulatan Tuhan: Israel memukul musuh, musuh terjepit, dan tidak ada seorang pun yang selamat. Tuhan tidak hanya memberikan kemenangan, tetapi kemenangan total tanpa sisa.
Tahukah kamu
Tidak Ada yang Lolos
Frasa 'tidak ada yang dibiarkan lolos' menegaskan kehancuran total sebagai eksekusi hukuman ilahi, bukan sekadar kemenangan biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 8:22
Ulangan 7:2
Penumpasan total
“haruslah kamu menumpas mereka sama sekali, janganlah kamu mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.”
Yosua 10:10
Kemenangan dari Tuhan
“TUHAN mengacaukan mereka di depan orang Israel, sehingga orang Israel menimbulkan kekalahan yang besar di antara mereka dekat Gibeon.”
Mazmur 18:38
Mengejar sampai habis
“Aku mengejar musuhku dan menangkap mereka, dan tidak kembali sebelum mereka habis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 8:22
✕ Sering dikira
Menganggap kekejaman Israel sebagai kekejaman manusia biasa yang tidak relevan dengan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah eksekusi hukuman ilahi atas dosa Kanaan yang sudah memuncak, dan Tuhan menyatakan diri-Nya sebagai hakim yang adil.
✕ Sering dikira
Membaca 'terjepit' sebagai kebetulan taktis belaka tanpa campur tangan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan yang menyerahkan kota itu, dan strategi ini adalah rencana Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 8:22
Ketika Tuhan berperang bagi kita, tidak ada musuh yang bisa bertahan. Kita bisa percaya bahwa keadilan dan kebenaran pada akhirnya akan menang, meski butuh waktu.
Tuhan, aku percaya Engkau menyelamatkanku dari segala pihak yang menyerang. Tolong aku untuk tetap teguh dalam kebenaran-Mu. Amin.