Yosua 6:26
“Pada waktu itu, Yosua bersumpah, katanya: “Terkutuklah di hadapan TUHAN orang yang bangkit untuk membangun kembali kota Yerikho ini. Dengan nyawa anak sulungnya, ia meletakkan dasar kota itu; dan dengan nyawa anaknya yang bungsu ia memasang pintunya.””Yosua 6:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu bersumpahlah Yosua, katanya: "Terkutuklah di hadapan TUHAN orang yang bangkit untuk membangun kembali kota Yerikho ini; dengan membayarkan nyawa anaknya yang sulung ia akan meletakkan dasar kota itu dan dengan membayarkan nyawa anaknya yang bungsu ia akan memasang pintu gerbangnya!" Yosua 6.27–7.4 27”Yosua 6:26 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu Yosua mengeluarkan larangan ini, "Siapa pun yang berusaha membangun kembali kota Yerikho ini, akan terkena kutukan TUHAN. Siapa yang meletakkan pondasinya akan kehilangan anak sulungnya; dan siapa yang memasang pintu-pintu gerbangnya akan kehilangan anak bungsunya."”Yosua 6:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada waktu itu Yosua memberi peringatan keras, “Siapa pun yang berusaha membangun kembali kota Yeriko akan dikutuk oleh TUHAN. Dia akan kehilangan anak sulungnyasaat meletakkan fondasi benteng kotadan akan kehilangan anak bungsunyasaat mendirikan pintu gerbangnya!””Yosua 6:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joshua adjured them at that time, saying, Cursed be the man before the LORD, that riseth up and buildeth this city Jericho: he shall lay the foundation thereof in his firstborn, and in his youngest son shall he set up the gates of it.”Yosua 6:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 6:26?
Yosua mengucapkan kutukan atas siapa pun yang mencoba membangun kembali kota Yerikho. Kutukan itu menyatakan bahwa orang tersebut akan kehilangan anak sulungnya saat meletakkan fondasi dan anak bungsunya saat memasang pintu gerbang. Ini menunjukkan keseriusan Tuhan dalam menghancurkan kota yang telah dikhususkan untuk dimusnahkan, dan peringatan agar tidak melanggar perintah Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 6:26
Terkadang kita tergoda untuk kembali kepada hal-hal yang sudah Tuhan hancurkan dalam hidup kita, seperti dosa atau kebiasaan buruk. Ayat ini mengingatkan bahwa membangun kembali 'Yerikho' kita bisa berakibat fatal. Lebih baik percaya pada rencana Tuhan yang baru daripada memulihkan apa yang telah Dia musnahkan.
Ya Tuhan, berikan aku kekuatan untuk tidak kembali kepada hal-hal yang sudah Engkau hancurkan dalam hidupku; tolong aku untuk maju dalam rencana-Mu. Amin.