Tuduhan dari Seberang
Yosua 22:16
Mezbah yang Salah Paham
PerikopTiga Suku Pulang · Yosua 22:1-34 →““Inilah kata seluruh umat TUHAN: Ketidaksetiaan apakah ini yang kamu lakukan terhadap Allah Israel, berbalik dari TUHAN dengan mendirikan mazbah, dan memberontak terhadap TUHAN pada hari ini?”Yosua 22:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Beginilah kata segenap umat TUHAN: Apa macam perbuatanmu yang tidak setia ini terhadap Allah Israel, dengan sekarang berbalik dari pada TUHAN dan mendirikan mezbah bagimu, dengan demikian memberontak terhadap TUHAN pada hari ini?”Yosua 22:16 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu atas nama seluruh umat TUHAN, mereka berkata kepada orang-orang dari suku Ruben, Gad dan suku Manasye itu, "Mengapa kalian melakukan hal yang jahat ini terhadap Allah Israel? Dengan membangun mezbahmu sendiri, kalian melawan TUHAN! Kalian tidak lagi menuruti perintah-perintah-Nya!”Yosua 22:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Beginilah kata seluruh umat TUHAN: Pengkhianatan macam apa ini yang kalian lakukan kepada Allah Israel? Kalian membangun mezbahmu sendiri. Dengan begitu kalian memberontak kepada TUHAN hari ini.”Yosua 22:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thus saith the whole congregation of the LORD, What trespass is this that ye have committed against the God of Israel, to turn away this day from following the LORD, in that ye have builded you an altar, that ye might rebel this day against the LORD?”Yosua 22:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 22:16?
Utusan menyampaikan pertanyaan tegas: 'Ketidaksetiaan apakah ini?' Mereka menganggap mezbah itu sebagai pemberontakan terhadap TUHAN. Ini menunjukkan bahwa orang Israel sangat serius menjaga kesetiaan kepada Allah dan takut tindakan itu mendatangkan murka-Nya.
Latar belakang
Kesalahpahaman yang Memanas
Orang Israel di Kanaan mendengar kabar bahwa suku-suku timur membangun mezbah di tepi Yordan. Mereka mengira itu pemberontakan terhadap TUHAN, sehingga berkumpul di Silo dan siap berperang. Pinehas dan sepuluh pemimpin diutus untuk mengkonfrontasi mereka.
Di mana
Tanah Gilead
Di perkemahan suku-suku timur, di hadapan para pemimpin
Kapan
~1400 SM
Pasca-penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Pinehas
Imam besar, anak Eleazar, ~60 tahun, berapi-api
Kepada
Suku Ruben, Gad, dan setengah Manasye
Suku-suku yang menetap di sebelah timur Yordan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַעַל
ma'al · Ketidaksetiaan
Tindakan berkhianat terhadap perjanjian dengan Allah
מָרַד
marad · memberontak
Memberontak terhadap otoritas yang sah
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
Tempat untuk mempersembahkan korban kepada Allah
Pinehas menuduh mereka ma'al — pelanggaran perjanjian yang serius, bukan sekadar pelanggaran kecil. Kata 'memberontak' (marad) menunjukkan bahwa pembangunan mezbah di luar tempat kudus dianggap sebagai tindakan politik dan spiritual yang berbahaya.
Tahukah kamu
Silau karena Salah Paham
Ironisnya, mezbah itu sebenarnya dimaksudkan sebagai tanda kesetiaan, bukan pembangkangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 22:16
Imamat 26:40
Akui kesalahan
“Tetapi jika mereka mengaku kesalahan mereka...”
Yosua 7:1
Akibat ma'al
“Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu...”
Ulangan 13:12-15
Hukum bagi pemberontak
“Jika kamu mendengar tentang salah satu kotamu... ada orang-orang dursila...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 22:16
✕ Sering dikira
Mereka menganggap mezbah itu sebagai bukti nyata bahwa suku-suku timur sudah meninggalkan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tuduhan itu belum terbukti; mereka mencurigai, tetapi belum memastikan kesalahan.
✕ Sering dikira
Bangsa Israel ingin berperang karena mereka haus kekuasaan atau ingin menguasai tanah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka bertindak karena takut murka Allah menimpa seluruh umat akibat dosa satu kelompok.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 22:16
Kita perlu menjaga kemurnian iman dan tidak mudah melakukan hal-hal yang bisa disalahartikan sebagai ketidaksetiaan. Evaluasi tindakan kita: apakah bisa menimbulkan salah paham di antara saudara seiman?
Tuhan, mampukan aku untuk hidup setia kepada-Mu dan menjaga sikap agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Amin.